May 23, 2011 by Juni Anton

Bayi yang belajar jalan
Suatu hari saat saya berkunjung ke rumah kekasih saya. Kebetulan di rumahnya ada anak kecil yang berusia 1,5 tahun sedang belajar jalan. Saya menatap anak itu selamat 15 menit tanpa berkedip! Mungkin Anda berpikir, apa yang menarik dari anak kecil yang belajar jalan? Yah! Saat itu si Dedek memang menarik perhatian saya. Selama 15 menit itu, saya belajar hal yang bermakna untuk kehidupan saya dan orang terdekat saya. Semoga anda juga!
Anak kecil yang lucu itu beberapa kali terjatuh saat hendak jalan ke tempat saya. Tak lama setelah jatuh dia berdiri dan kembali melanjutkan perjalanannya, lagi-lagi dia terjatuh. Apa yang dia lakukan? Ya, dia berdiri dan jalan lagi ke sisi saya hingga ia bisa memeluk kaki saya. Melihat kejadian itu, saya langsung teringat pada berbagai kegagalan yang saya alami. Beberapa kali di saat mengalami kegagalan, saya merasa terpuruk, tak berdaya, murung, dan badmood. Saya malah fokus pada hal-hal negatif dalam diri saya. Saya yakin saya tidak sendiri. Anda pasti pernah mengalami apa yang saya rasakan. Terpuruk! GATAL (gagal total!) dan lain sebagainya. Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita bangkit dan melanjutkan perjalanan kita?
Sering kali kita malah fokus pada hal negatif yang kita alami, sehingga kita tidak melihat pada peluang dan kesempatan untuk menjadi lebih positif. Melihat anak kecil itu, saya belajar dari dirinya. Saya belajar BANGKIT di saat terpuruk! Saya belajar melanjutkan perjalanan ke tujuan, bukan fokus pada kegagalan. Terima kasih Guru (Dedek kecil)!
Posted in Pengembangan Diri | Tagged bangkit dari kegagalan, bayi, belajar dari bayi, inspirasi, learn from baby, motivasi | Leave a Comment »
April 28, 2011 by Juni Anton
Tulisan Berikut ini merupakan salah satu hasil karya tugas pribadi saya pada mata kuliah Psikologi Seksualitas. Semoga bermanfaat.
Pendidikan seksual (sexual education) merupakan suatu istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan tentang anatomi seksual manusia, reproduksi seksual, hubungan seksual, kesehatan reproduksi, hubungan emosional, hak-hak reproduksi dan tanggungjawab, dan aspek lain dari perilaku seksual manusia.
Apakah pendidikan seksual perlu diberikan? Jika perlu, kapan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan seksual itu? Dua pertanyaan ini masih menjadi tanda tanya bagian sebagian orang, khususnya para orangtua.
Menurut Kartono Mohammad (1991), pendidikan seksual yang baik bertujuan untuk membina sebuah keluarga dan menjadi orangtua yang bertanggungjawab. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual berdampak negatif kepada pasangan yang sedang pacaran maupun yang sudah menikah.
Di era globalisasi ini, arus informasi mengalir begitu deras, siapa pun bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Bagi anak-anak dan remaja, sangat mudah untuk mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan seksualitas. Jika tidak mendapatkan pendidikan seks yang sepatutnya maka bisa berdampak negatif kepada anak-anak dan remaja.
Sarlito (1994) dalam bukunya yang berjudul Psikologi Remaja, menjelaskan bahwa pendidikan seksual secara umum merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong muda-mudi untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Pendidikan seksual yang diajarkan sepatutnya berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat bukan berdasarkan mitos-mitos yang belum tentu kebenarannya.
Menurut penelitian BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) lebih dari 60 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. Hal ini dikarenakan minimnya pendidikan seksual kepada anak-anak dan remaja di Indonesia. Kurangnya pendidikan yang benar tentang seksual membuat anak dan remaja belajar sendiri dari lingkungannya. Penemuan yang dilakukan oleh Rodgers & Rowe (1998) menyatakan alasan utama remaja memiliki aktivitas seksual yang tinggi karena mencontoh melalui saudaranya yang lebih dewasa.
Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan bahwa Continue Reading »
Posted in Psikologi | Tagged education, Juni Anton, pentingnya pendidikan seksual, psikologi, Psikologi Seksual, Sarlito, Seksualitas, Sexual Education; Pendidkan Seksual, Sexuality | Leave a Comment »
November 16, 2010 by Juni Anton
Tulisan berikut ini merupakan hasil karya tugas kelompok saya pada mata kuliah Human Resource and Information System, semoga bermanfaat.

Persaingan dunia industri dan organisasi saat ini semakin berkembang pesat. Kesuksesan suatu perusahaan sangat bergantung pada kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut. Maka perlu ada pengukuran kinerja karyawan yang tepat, agar perusahaan dapat berkembang pesat sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan.
Dahulu kala, banyak perusahaan yang menggunakan sistem pengukuran kinerja tradisional yang mana hanya mengukur keberhasilan kinerja perusahaan dari sejumlah keuntungan yang diperoleh (finansial). Sistem pengukuran tradisional kini dinilai tidak begitu efektif lagi di era globalisasi ini.
Melihat kekurangan tersebut, pada tahun 1996, Robert Kaplan dan David Norton dari Harvard University mengumumkan sebuah sistem pengukuran kinerja yang sesuai untuk perusahaan di era globalisasi, bernama Balanced Scorecard. Sistem ini pertama kali diuji coba oleh perusahaan Analog Devices pada tahun 1987.
Latar belakang munculnya ide pembuatan sistem ini dikarenakan adanya beberapa kelemahan yang dinilai oleh Continue Reading »
Posted in Psikologi | Tagged Balanced Scorecard, BSC, HRIS, Juni Anton, psikologi, Psikologi Industri dan Organisasi, Sejarah dan Perkembangan | Leave a Comment »
August 26, 2010 by Juni Anton
“Why We Want You To Be Rich”
Apakah Anda sudah baca bukunya? Selamat! Bagi Anda yang sudah membacanya. Artikel ini akan membantu Anda untuk mengulas kembali ilmu Anda, dan bagi Anda yang belum membaca bukunya, bacaan berikut sangat tepat untuk direnungkan, diterapkan, dan dibagikan kepada orang lain.
Apa yang dimaksud dengan 3D, 3A, 3E, dan 4H?
Hukum alam mengatakan, manusia selalu berkembang setiap hari, baik secara fisik maupun mental. Perkembangan bisa menuju ke arah yang lebih baik atau lebih buruk.
Jika kita belajar hal yang baik, sudah pasti kita akan berkembang ke arah yang lebih baik begitu juga sebaliknya. Suatu hari nanti setiap orang akan mengalami saat-saat dimana mereka membuat sebuah keputusan yang berharga dan mengubah hidup kita.
Itulah saat-saat mereka menemukan jati diri. Kita bisa saja menjadi pemenang atau pecundang. Kita bisa memilih terus maju atau mundur dan lari.
Semua itu adalah pilihan kita. Apa pun itu 3D, 3A, 3E, 4H bisa membuat kita menjadi seorang pemenang atau pecundang. Mari kita simak satu per satu. Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged ability, ambisi, ambition, Anton, attitude, desire, discipline, disiplin, donald trump, dorongan, drive, education, execution, experience, gagal, happiness, hasrat, honor, humility, humor, juni, Juni Anton, kebahagiaan, kehormatan, kemampuan, kerendahan hati, pecundang, pemenang, pendidikan, penerapa, pengalaman, robert kiyosaki, sikap, sukses, why we want you to be rich | Leave a Comment »
August 24, 2010 by Juni Anton
Dasar dari KESUKSESAN adalah Pengembangan Diri
- Unknown-
Sebuah pelajaran berharga…
Mungkin judul di atas sedikit ekstrim, namun saya rasa tidak masalah, karena saya hanya ingin membagikan sesuatu yang berharga kepada Anda.
Ceritanya begini…
Tak terasa sudah 6 bulan saya lepas kreasi di blog saya. Keeksisan saya di dunia blogger sempat terhenti, karena berbagai kesibukan dan kesoksibukan saya.
Saya memang tidak eksis menulis, tetapi saya mempelajari banyak hal selama 6 bulan ini.
Jujur, banyak sekali hal yang saya pelajari selama 6 bulan ini, khususnya dalam pengembangan diri. Mungkin ini bukan hal yang baru, tetapi saya rasa semua orang akan Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged andreas harefa, Anton, bacakilat, disiplin, Jujur, juni, Juni Anton, kedisiplinan, kejujuran, pelajaran, Pengembangan Diri, rahasia, you will die | Leave a Comment »
February 27, 2010 by Juni Anton
Sejak SD saya tidak suka membaca. Berbeda dengan anak-anak lainnya yang suka membaca komik, novel, atau pun majalah, saya justru tidak tertarik membaca bacaan seperti itu.
Apakah saya mempunyai kelainan psikis? Saya menderita sindrom “I Hate Reading”? Atau saya tidak mau dikatakan “kutu buku”? Saya tidak pernah memusingkannya. Yang saya tahu, setiap kali saya membaca, selalu mengantuk, bosen, malas, bawaannya tidur atau bahkan untuk mulai membuka buku bacaan saja susah.
Hingga saya lulus SMA. Saya pun terbang ke Jakarta untuk melanjutkan studi, melalui berbagai proses belajar, saya mulai menyadari ternyata membaca merupakan hal yang sangat penting. Karena jarang membaca saya merasa ketinggalan informasi.
Saya rasa perlu banyak membaca buku. Tetapi hal ini bertolak belakang dengan kebiasaan saya selama 12 tahun.
Saat itu saya teringat kembali dengan sepotong kalimat yang tertulis pada teks Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa”. 3 kata itu menambah semangat saya untuk menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang CERDAS.
Bagaimana caranya? Salah satu cara yang paling efektif yang saya tahu adalah dengan rajin belajar dan berlatih. Saya mulai sadar, membaca merupakan sarana yang mutlak kita pakai untuk belajar dan praktek adalah sarana saya berlatih.
Memang orang yang tidak bisa membaca belum tentu tidak bisa sukses. Tetapi Continue Reading »
Posted in Sekilas Info | Tagged 1 halaman 1 detik, Agus Setiawan, Anton, baca buku, bacakilat, i hate reading, i love reading, juni, Juni Anton, masalah belajar, masalah membaca, membaca, menulis, psikologi, reading, stress membaca, teks pembukaan uud 1945 | 4 Comments »
December 28, 2009 by Juni Anton
Tulisan ini saya buat untuk menyambut kedatangan “2010″.
Ada pepatah yang mengatakan “Hidup adalah sebuah perjalanan”. Anda setuju dengan itu?
Jika hidup benar sebuah perjalanan, lantas apa yang menjadi tujuan kita sepanjang jalan itu? Jawaban singkatnya adalah impian atau goals.
Coba seje
nak Anda ingat-ingat kembali, apakah Anda pernah bingung menentukan tujuan Anda? Misalnya, bingung memutuskan mau jalan-jalan ke mana. Mau pergi ke nonton, tetapi baru saja nonton kemarin. Mau jalan-jalan ke mall, tapi mau ngapain? Mau pergi ke Mall mana? Ujung-ujungnya bingung sendiri…
Keadaan seperti itu seringnya membuat kita tidak nyaman.Rasanya akan lebih baik kita merencanakan terlebih dahulu.
Bagaimana dengan kehidupan kita?
Tidak memiliki tujuan hidup jauh lebih membingungkan daripada bingung menentukan tujuan jalan-jalan. Apakah Anda pernah merasa hidup ini begitu membosankan? Jika iya, Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged 2009, 2010, goals, impian, impian membuat hidup lebih hidup, inspirasi, Juni Anton, mimpi, motivasi, Pengembangan Diri, Tujuan, Tujuan Hidup | Leave a Comment »
December 25, 2009 by Juni Anton
“jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya”
Apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan anda? Pekerjaan yang saya maksud di sini bukanlah profesi, namun pekerjaan seperti tugas, jobdesc, atau mengejar goals (baca: impian). Pada artikel ini, saya mengkhususkan pembahasan saya pada pencapaian goals.
Dalam perjalanan menggapai goals, banyak hal yang perlu kita kerjakan dan langkah-langkah yang perlu kita lalui. Sebagai contohnya, seorang penulis buku, Ia perlu menyelesaikan setahap demi setahap bab-bab pada bukunya hingga akhirnya buku tersebut sampai di tangan kita. Bayangkan, apakah penulis tersebut bisa menyelesaikan keseluruhan bukunya jika Ia tidak pernah mulai menulis?
Mengenai impian atau goals, ada beberapa orang yang mengatakan kepada saya, Ia ingin mendapatkan IPS tinggi (3,8), ingin belajar menulis, ingin menjadi entrepreneur dan lain sebagainya. Namun mereka sering mengalami kesulitan untuk memulai langkah pertama.
Ada rasa malas dan berat untuk memulainya. Karena terus menunda-nunda untuk memulai, akhirnya mereka berhenti pada suatu titik dan tidak mencapai goals mereka. Anehnya kasus-kasus seperti ini sudah beberapa kali saya temui.
Alasan seperti ini sudah sering lalu lalang di telinga saya, “kalau sudah waktunya saya akan melakukannya”, “saya sedang menunggu waktu yang tepat”, “saya belum ada mood untuk mengerjakannya”, dan lain sebagainya. Komentar klasik ini juga yang sering membuat orang-orang menjadi tidak maju dan berkembang.
Saya mulai mencari tahu Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged adi w. gunawan, Agus Setiawan, Anton, bagian diri, goals, happy new year 2010, impian, juni, Juni Anton, Kebiasaan menunda, konsep diri, langkah pertama, malas, menulis, Menunda-nunda, merry christmas, part, penulis buku, tidak serius, Tujuan | 1 Comment »
November 10, 2009 by Juni Anton
Rizky, seorang mahasiswa semester 3 BiNus University. Tepatnya hari ini dilaksanakannya ujian mata kuliah Character Building 2 yang mana merupakan salah satu mata kuliah wajib di BiNus University.
Rizky yang rajin pastinya sudah belajar sehari sebelumnya. Tak lupa Rizky juga mempelajari kisi yang diberikan oleh Dosennya.
Saat di ruang ujian Rizky yang duduk di kursi no 7 mengerjakan soal dengan sangat antusias. Ujian CB 2 kali ini terdiri dari 5 soal. Rizky mengerjakan 4 soal pertama dengan sangat lancar dan mulus, karena soalnya lebih banyak berhubungan dengan analisa kasus seperti konflik sosial, komunikasi, interaksi, nilai dan norma.
Setiba di soal nomor 5 yang mengandung bobot 50%, Rizky mulai bingung, karena pertanyaan ini tidak pernah ditemukan di kisi-kisi mana pun yang Ia cari.
Pertanyaannya adalah Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged Anton, BiNus University, CB 2, character building, juni, Juni Anton, relasi dengan sesama, Rizky yang ujain CB, sapaan, senyuman | Leave a Comment »
October 24, 2009 by Juni Anton
Manusia adalah makhluk yang terus berkembang dalam kehidupannya. Setiap hari secara sadar maupun tidak, kita selalu mempelajari hal
baru.
Ketika seseorang berhenti belajar, merasa dirinya sudah pintar, sudah memiliki pengetahuan yang banyak, sudah hebat, dan dia menjadi sombong. Itulah momen kematian dari orang ituu.
Saya pernah memiliki pemikiran, kapan saat saya berhenti belajar? Saya beranggapan jika saya sudah menjadi seorang ahli di bidang saya, saya tidak perlu belajar lagi.
Ternyata saya salah besar Continue Reading »
Posted in Pengembangan Diri | Tagged Anton, belajar, belajar seumur hidup, belajar tidak pernah berhenti, berhenti belajar, hidup, juni, Juni Anton, kehidupan, kematian manusia, pembelajar, Pengembangan Diri, teruslah belajar | 6 Comments »
Older Posts »