Kamis, 12 maret 2009. Hari itu saya pergi bermain ice skating besama teman-teman kampus. Ini merupakan pengalaman pertama saya berjalan-jalan bebas di atas tumpukan batu es yang sangat licin.
Tampak wajah di dalam ruangan yang dingin itu berbeda-beda. Ada yang dengan begitu santainya berjalan-jalan, ada juga yang sedang berlatih, ada yang sangat hati-hati, ada yang tidak berani berjalan, dan masih banyak wajah yang aneh-aneh.
Tidak akan ada pengalaman kedua tanpa pengalaman pertama. Saat awal masuk ke ruang ice skating itu. Segala perasaan campur aduk dihati saya. Tak heran ada rasa TAKUT JATUH di dalam hati yang lembut ini.
Sejenak saya berhenti dan fokus pada emosi (baca: perasaan) saya. Saya menyadari ada 1 emosi yang menghambat yaitu TAKUT JATUH. Muncul sedikit “bisikan setan” yang berkata “kemarin edy main ice skate jatuh tahu, sakit banget lho”. Itulah pikiran yang menghambat.
Saya langsung tinggalkan pikiran itu dan menatap sekeliling. Ada 1, 2, 3, 4, 5 bahkan tak terhitung lagi, ternyata banyak yang terjatuh saat bermain. Bahkan ada yang jatuh berkali-kali. Itu rasanya seperti apa ya? Saya pun tidak mengerti.
Saya membayangkan bermain ice skating seperti kita menjalani kehidupan ini. Kadang kala dalam kehidupan ini kita tidak selalu berjalan lancar, mungkin ada saatnya kita tersandung, bahkan terjatuh. Tetapi jatuh bukanlah hal terburuk dalam kehidupan ini, yang terpenting adalah kita DAPAT BANGUN, PELAJARI PENGALAMAN ITU DAN MELANJUTKAN PERJALANAN.
Kata siapa jatuh itu tidak sakit? Sakit tahu. Tetapi kita juga tidak boleh pasrah dan mati dengan keadaan yang terjatuh itu. Jika kamu jatuh, bangun, koreksi dan lanjutkan lagi.
Melihat para ice skater (semua yang bermain) yang terjatuh dan segera beranjak dari tempat, memperbaiki (koreksi) gerakan dan melanjutkan permainan. Pikiran takut jatuh, tidak bisa, ini, itu, semuanya langsung diterjang angin topan.
Saya pun segera melanjutkan permainan, jujur saya sempat terjatuh. Tetapi saya tidak merasa takut atau malu. Saya langsung bangun dan kembali mempelajari gerakan-gerakan yang benar. Sebuah pengalaman yang sangat menarik bagiku. Selain mendapatkan kesenangan, saya juga mendapatkan sesuatu yang saya sebut dengan percikan pencerahan.
Jatuh adalah hal biasa, Bangun dari jatuh itu baru LUAR BIASA.
Sukses Selalu
Juni Anton
keren boyzz critanya
cerita ini memotivasi diriku, semoga dapat memotivasi orang lain juga.