Suatu hari saat saya berkunjung ke rumah kekasih saya. Kebetulan di rumahnya ada anak kecil yang berusia 1,5 tahun sedang belajar jalan. Saya menatap anak itu selamat 15 menit tanpa berkedip! Mungkin Anda berpikir, apa yang menarik dari anak kecil yang belajar jalan? Yah! Saat itu si Dedek memang menarik perhatian saya. Selama 15 menit itu, saya belajar hal yang bermakna untuk kehidupan saya dan orang terdekat saya. Semoga anda juga!
Anak kecil yang lucu itu beberapa kali terjatuh saat hendak jalan ke tempat saya. Tak lama setelah jatuh dia berdiri dan kembali melanjutkan perjalanannya, lagi-lagi dia terjatuh. Apa yang dia lakukan? Ya, dia berdiri dan jalan lagi ke sisi saya hingga ia bisa memeluk kaki saya. Melihat kejadian itu, saya langsung teringat pada berbagai kegagalan yang saya alami. Beberapa kali di saat mengalami kegagalan, saya merasa terpuruk, tak berdaya, murung, dan badmood. Saya malah fokus pada hal-hal negatif dalam diri saya. Saya yakin saya tidak sendiri. Anda pasti pernah mengalami apa yang saya rasakan. Terpuruk! GATAL (gagal total!) dan lain sebagainya. Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita bangkit dan melanjutkan perjalanan kita?
Sering kali kita malah fokus pada hal negatif yang kita alami, sehingga kita tidak melihat pada peluang dan kesempatan untuk menjadi lebih positif. Melihat anak kecil itu, saya belajar dari dirinya. Saya belajar BANGKIT di saat terpuruk! Saya belajar melanjutkan perjalanan ke tujuan, bukan fokus pada kegagalan. Terima kasih Guru (Dedek kecil)!
