<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>antonjunzzz.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://antonjunzzz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antonjunzzz.wordpress.com</link>
	<description>Sharing is The Way of Learning (Juni Anton)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Dec 2009 06:01:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='antonjunzzz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/946ee64265ef55aec9676e97adb65cb3?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>antonjunzzz.wordpress.com</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://antonjunzzz.wordpress.com/osd.xml" title="antonjunzzz.wordpress.com" />
		<item>
		<title>Impian Membuat Hidup Lebih Hidup</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 05:20:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[impian membuat hidup lebih hidup]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini saya buat untuk menyambut kedatangan &#8220;2010&#8243;.
Ada pepatah yang mengatakan “Hidup adalah sebuah perjalanan”. Anda setuju dengan itu?
Jika hidup benar sebuah perjalanan, lantas apa yang menjadi tujuan kita sepanjang jalan itu? Jawaban singkatnya adalah impian atau goals.
Coba sejenak Anda ingat-ingat kembali, apakah Anda pernah bingung menentukan tujuan Anda? Misalnya, bingung memutuskan mau jalan-jalan ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=263&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini saya buat untuk menyambut kedatangan &#8220;2010&#8243;.</p>
<p>Ada pepatah yang mengatakan “Hidup adalah sebuah perjalanan”. Anda setuju dengan itu?</p>
<p>Jika hidup benar sebuah perjalanan, lantas apa yang menjadi tujuan kita sepanjang jalan itu? Jawaban singkatnya adalah impian atau goals.</p>
<p>Coba seje<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-264" title="tujuan" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg?w=120&#038;h=150" alt="" width="120" height="150" /></a>nak Anda ingat-ingat kembali, apakah Anda pernah bingung menentukan tujuan Anda? Misalnya, bingung memutuskan mau jalan-jalan ke mana. Mau pergi ke nonton, tetapi baru saja nonton kemarin. Mau jalan-jalan ke mall, tapi mau ngapain? Mau pergi ke Mall mana? Ujung-ujungnya bingung sendiri…</p>
<p>Keadaan seperti itu seringnya membuat kita tidak nyaman.Rasanya akan lebih baik kita merencanakan terlebih dahulu.</p>
<p>Bagaimana dengan kehidupan kita?</p>
<p>Tidak memiliki tujuan hidup jauh lebih membingungkan daripada bingung menentukan tujuan jalan-jalan. Apakah Anda pernah merasa hidup ini begitu membosankan? Jika iya,<span id="more-263"></span> mungkin saat ini Anda sedang mengalami kebingungan tujuan hidup.</p>
<p>Bagaimana pun kita sendiri yang memutuskan tujuan kita. Kita yang menentukan goals, impian dan mimpi-mimpi kita.</p>
<p>Impian kita inilah yang akan membawakan angin segar (baca: kebahagiaan) bagi kita. Hidup juga terasa lebih berarti dan tidak membosankan.</p>
<p>Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat tujuan sejak saat ini. Iya, Anda tidak salah baca, SAAT INI.</p>
<p>Apalagi kalau saat kita masih muda. Mengapa? Karena masih banyak tempat yang kita tuju -masih panjang perjalanan kita- dan masih banyak waktu yang kita miliki (baca: kesempatan).</p>
<p>Andaikan suatu saat perjalanan kita tidak mulus atau bahkan kita salah mengambil jalan (mengalami kegagalan). Kita masih punya waktu dan kesempatan untuk memperbaiki jalur perjalanan kita, dan kita memang memiliki hak atas itu.</p>
<p>Sekaranglah saatnya bagi kita semua untuk  menentukan goals, impian, atau tujuan hidup kita.</p>
<p>Lembaran 2009 akan segera habis. Lembaran yang baru, akan segera dimulai.</p>
<p>Apa yang ingin Anda capai pada tahun 2010. Hanya Anda yang bisa menentukan perjalanan Anda. Manfaatkanlah kesempatan yang berharga ini.</p>
<p>Semoga tulisan ini bisa menginspirasi Anda semua.</p>
<p>Salam Sukses.</p>
<p>Happy New  Year 2010.</p>
<p>Juni Anton</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=263&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg?w=120" medium="image">
			<media:title type="html">tujuan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penunda Sejati</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 06:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[adi w. gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[bagian diri]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[happy new year 2010]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[Kebiasaan menunda]]></category>
		<category><![CDATA[konsep diri]]></category>
		<category><![CDATA[langkah pertama]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Menunda-nunda]]></category>
		<category><![CDATA[merry christmas]]></category>
		<category><![CDATA[part]]></category>
		<category><![CDATA[penulis buku]]></category>
		<category><![CDATA[tidak serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[“jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya”
Apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan anda? Pekerjaan yang saya maksud di sini bukanlah profesi, namun pekerjaan seperti tugas, jobdesc, atau mengejar goals (baca: impian). Pada artikel ini, saya mengkhususkan pembahasan saya pada pencapaian goals.
Dalam perjalanan menggapai goals, banyak hal yang perlu kita kerjakan dan langkah-langkah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=255&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">“<em>jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya</em>”</p>
<p>Apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan anda? Pekerjaan yang saya maksud di sini bukanlah profesi, namun pekerjaan seperti tugas, jobdesc, atau mengejar <em>goals (baca: impian)</em>. Pada artikel ini, saya mengkhususkan pembahasan saya pada pencapaian <em>goals</em>.<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-256" title="cb054564" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg?w=147&#038;h=150" alt="" width="147" height="150" /></a></p>
<p>Dalam perjalanan menggapai <em>goals</em>, banyak hal yang perlu kita kerjakan dan langkah-langkah yang perlu kita lalui. Sebagai contohnya, seorang penulis buku, Ia perlu menyelesaikan setahap demi setahap bab-bab pada bukunya hingga akhirnya buku tersebut sampai di tangan kita. Bayangkan, apakah penulis tersebut bisa menyelesaikan keseluruhan bukunya jika Ia tidak pernah mulai menulis?</p>
<p>Mengenai impian atau goals, ada beberapa orang yang mengatakan kepada saya, Ia ingin mendapatkan IPS tinggi (3,8), ingin belajar menulis, ingin menjadi entrepreneur dan lain sebagainya. Namun mereka sering mengalami kesulitan untuk memulai langkah pertama.</p>
<p>Ada rasa malas dan berat untuk memulainya. Karena terus menunda-nunda untuk memulai, akhirnya mereka berhenti pada suatu titik dan tidak mencapai <em>goals</em> mereka. Anehnya kasus-kasus seperti ini sudah beberapa kali saya temui.</p>
<p>Alasan seperti ini sudah sering lalu lalang di telinga saya, “kalau sudah waktunya saya akan melakukannya”, “saya sedang menunggu waktu yang tepat”, “saya belum ada <em>mood</em> untuk mengerjakannya”, dan lain sebagainya. Komentar klasik ini juga yang sering membuat orang-orang menjadi tidak maju dan berkembang.</p>
<p>Saya mulai mencari tahu<span id="more-255"></span> apa penyebab  dari orang-orang yang suka menunda pekerjaannya. Dari workshop yang pernah saya ikuti, berbagai literatur yang saya baca dan pengalaman pribadi. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi “Penunda Sejati”.</p>
<p>Yang pertama adalah ada dua atau lebih dari bagian diri seseorang yang tidak bekerja sama. Ada bagian diri yang mau dan ada bagian diri lain yang tidak. Penjelasan ini saya dapat dari para praktisi hipnoterapi.</p>
<p>Oh ya, Anda mungkin sedikit asing dengan istilah “bagian diri”. Setiap manusia memiliki banyak “bagian diri” dalam dirinya.Contoh paling mudah untuk mengenal “bagian diri” adalah ketika kita hendak bangun tidur di pagi hari.</p>
<p>Ada semacam dialog internal diri kita. Seperti dua makhluk yang sedang berbicara. Ada satu “bagian” yang menjelmah menjadi malaikat mengatakan, <em>“ayo bangun, sudah jam berapa nih? Sudah waktunya kamu kuliah”</em>. “Bagian” lain yang menjelmah menjadi setan mengatakan, <em>”telat sedikit ga apa-apa kok, tadi malam kamu tidurnya malam banget lho, kamu masih kurang tidur”</em>. Nah, akhirnya kita juga yang memutuskan untuk bangun atau tarik selimut tidur kembali.</p>
<p>Apakah Anda sering mengalami dialog seperti itu? Tenang, Anda tidak sendiri, saya juga sering seperti itu. Hal ini sangat wajar, karena di dalam diri manusia terdiri dari banyak diri lagi, bingung? Tenang, agar Anda lebih tahu mengenai “bagian diri ” yang istilah lainnya adalah Part, Anda bisa mengunjungi artikel berikut “<a title="Kita Punya Banyak Diri" href="http://www.adiwgunawan.com/awg.php?co=p5&amp;mode=detil&amp;ID=90" target="_blank">Kita Punya Banyak Diri</a>”</p>
<p>Kembali ke kebiasaan menunda, ketika kita menunda suatu pekerjaan, ada tanda-tanda bahwa salah satu bagian diri kita <em>mendukung</em> apa yang kita kerjakan dan satu bagian lagi <em>tidak mendukung</em> apa yang kita kerjakan. Oleh karena itu, kita menjadi ragu, malas atau berat untuk mulai mengambil langkah-langkah menggapai <em>goals</em>.</p>
<p>Solusinya kita perlu mencari tahu bagian yang konflik tersebut, apa alasan di balik bagian diri yang tidak mendukung pencapaian <em>goals</em> kita, kemudian berkompromi dengan bagian diri itu dan mendapatkan <em>win-win solution</em>. Bagaimana kita berkompromi dengan “bagian diri” atau “part” itu? Bisa Anda baca pada artikel berikut, “<a title="Cara Mudah Berbicara Dengan  Part atau Bagian Diri" href="http://www.adiwgunawan.com/awg.php?co=p5&amp;mode=detil&amp;ID=218" target="_blank">Cara Mudah Berbicara Dengan Part atau Bagian Diri</a>”</p>
<p>Yang kedua adalah berhubungan dengan konsep diri. Seseorang yang memiliki konsep diri yang kurang bagus (jelek) sering menjadi ragu untuk memulai langkah mereka terutama dalam mengejar <em>goals</em> mereka. Orang seperti ini, melihat diri sendiri secara negatif dan merasa jauh dari diri ideal mereka.</p>
<p><em>Goals</em> kita sangat erat kaitannya dengan diri ideal, orang yang merasa jauh dari <em>goals</em> mereka, sama dengan jauh dari diri ideal mereka. Faktanya, bagaimana pun kita selau bergerak menuju diri ideal kita.</p>
<p>Gambaran diri negatif bisa seperti, merasa dirinya tidak mampu, tidak bisa, bahkan tidak pantas meraih <em>goals</em>. Nah, ketika Ia mulai melangkah menuju <em>goals</em>, Ia menjadi ragu dengan kemampuannya.</p>
<p>Perasaan ragu ini yang membuat kita menjadi menunda-nunda. Ada kalimat-kalimat yang berdebat di pikiran kita, “apakah saya bisa?”, “apakah ini mungkin?” dan lain sebagainya.</p>
<p>Solusinya, kita perlu memperbaiki gambaran diri kita terlebih dahulu. Pandanglah diri kita secara positif, yakin dengan kemampuan kita dan yang paling penting adalah merasa diri kita pantas mendapatkan <em>goals</em> kita. Jika kita sudah yakin dengan kemampuan kita, kita tidak akan bertanya-tanya lagi, <em>“apakah saya bisa?”</em> atau <em>“apakah ini mungkin?”</em>.</p>
<p>Yang ketiga merupakan refleksi dari pemikiran saya. Menurut saya, kita menjadi menunda untuk memulai mengejar <em>goals</em> kita, karena kita tidak serius dengan <em>goals</em> kita.</p>
<p>Mungkin mulut bisa berdusta, tetapi tindakan tidak bisa berbohong. Bisa jadi kita hanya ikut-ikutan orang lain atau <em>goals</em> yang kita kejar merupakan impian atau harapan orang lain.</p>
<p><em>Goals</em> kita perlu personal dan bermakna, dengan demikian kita pun menjadi semangat dengannya. Jika seseorang sudah benar-benar serius dengan <em>goals</em>-nya, Ia sudah berkomitmen untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai <em>goals</em>-nya. Ia akan mencari segala cara untuk mencapai <em>goals</em>-nya. Jangan salah mengartikan segala caranya ya. Heehee…  ^^</p>
<p>Well, saya yakin setiap orang memiliki impian, tujuan atau goals masing-masing. <em>Goals</em> tersebut rasanya masih kurang sempurna jika hanya ada di dalam benak kita saja.</p>
<p>Mengapa kita tidak bertindak untuk mewujudkannya? Bagi yang berhenti di tengah jalan, mengapa tidak melanjutkan perjalanan Anda?</p>
<p>Sebelum mengakhiri artikel ini, saya memiliki sedikit cerita. Beberapa waktu lalu ada seorang senior saya yang mengatakan kepada saya, Ia ingin menulis di blog. Berhubung saya sudah lama <em>blogging</em>, jadi Ia bertanya-tanya seputar <em>blogging</em> kepada saya.</p>
<p>Sambil ngobrol, saya bertanya, <em>“jadi kapan mau mulai nulis?”</em>. Ia pun menjawab, <em>“belum tahu juga, malas juga mau memulainya”</em>.</p>
<p>Ya, kadang kala memang rasanya sangat berat untuk memulai sesuatu yang baru. Hal itu sangat manusiawi. Saya juga sering mengalami rasa malas, berat untuk memulai dan suka menunda seperti itu.</p>
<p>Tetapi saya sudah mendapatkan solusi kecil yang cukup membantu saya.Ketika saya merasa, saya menunda-nunda hal yang harus saya kerjakan, seperti menulis artikel atau meng-edit buku saya,  saya cukup berpegang pada sebuah kalimat, <em>“jika saya tidak mulai menulis, saya tidak akan pernah menulis”</em>.</p>
<p>“<em>jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya</em>”</p>
<p>Anda bisa mencobanya untuk diri Anda jika Anda mau. Diakhir 2009 ini, saya ingin mengucapkan “Happy Christmas dan Happy New Year 2010”.</p>
<p>Semoga di tahun 2010, Anda bisa mencapai goals-goals Anda. Hidup bahagia dan sukses selalu. Jangan jadi penunda lagi yah… hehehe… <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=255&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">cb054564</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rizky yang ujian CB</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 17:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[BiNus University]]></category>
		<category><![CDATA[CB 2]]></category>
		<category><![CDATA[character building]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[relasi dengan sesama]]></category>
		<category><![CDATA[Rizky yang ujain CB]]></category>
		<category><![CDATA[sapaan]]></category>
		<category><![CDATA[senyuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Rizky, seorang mahasiswa semester 3 BiNus University. Tepatnya hari ini dilaksanakannya ujian mata kuliah Character Building 2 yang mana merupakan salah satu mata kuliah wajib di BiNus University.
Rizky yang rajin pastinya sudah belajar sehari sebelumnya. Tak lupa Rizky juga mempelajari kisi yang diberikan oleh Dosennya.
Saat di ruang ujian Rizky yang duduk di kursi no 7 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=249&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-253" title="shake hand logo" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/11/shake-hand-logo.jpg?w=150&#038;h=150" alt="shake hand logo" width="150" height="150" />Rizky, seorang mahasiswa semester 3 BiNus University. Tepatnya hari ini dilaksanakannya ujian mata kuliah Character Building 2 yang mana merupakan salah satu mata kuliah wajib di BiNus University.</p>
<p>Rizky yang rajin pastinya sudah belajar sehari sebelumnya. Tak lupa Rizky juga mempelajari kisi yang diberikan oleh Dosennya.</p>
<p>Saat di ruang ujian Rizky yang duduk di kursi no 7 mengerjakan soal dengan sangat antusias. Ujian CB 2 kali ini terdiri dari 5 soal. Rizky mengerjakan 4 soal pertama dengan sangat lancar dan mulus, karena soalnya lebih banyak berhubungan dengan analisa kasus seperti konflik sosial, komunikasi, interaksi, nilai dan norma.</p>
<p>Setiba di soal nomor 5 yang mengandung bobot 50%, Rizky mulai bingung, karena pertanyaan ini tidak pernah ditemukan di kisi-kisi mana pun yang Ia cari.</p>
<p>Pertanyaannya adalah<span id="more-249"></span></p>
<p>&#8220;Sebutkan 2 nama Protecom, 2 nama Petugas ISS, dan 2 nama Petugas Parkir kampus!&#8221;</p>
<p>Ternyata tidak hanya Rizky saja yang kebingungan dengan soal tersebut. Teman-temannya yang lain juga kebingungan dengan soal ujian yang aneh itu.</p>
<p>beberapa hari kemudian&#8230;</p>
<p>Ujian berlalu, Rizky masih penasaran dengan soal yang diberikan Dosennya itu. Dalam hatinya &#8220;Ada apa dengan Dosen ini, Dasar Dosen aneh&#8221;.</p>
<p>Setelah kelas selesai Ia menemui Dosennya dan bertanya mengenai soal UTS tersebut.<br />
&#8220;Pak, kok soalnya kyk gitu? Kami mana taw nama-nama petugas kampus itu?&#8221; tanya Rizky.</p>
<p>Dosennya hanya tersenyum dan menjawab: &#8220;Relasi dengan Sesama&#8221;</p>
<p>Akhirnya Rizky mengerti maksud dari Dosennya itu.</p>
<p>Apakah kita sudah memperhatikan orang-orang yang ada di sekitar kita yang mungkin hampir setiap hari kita temui?</p>
<p>Kadang kala kita seolah-olah menganggap mereka tidak begitu penting bahkan ekstrimnya tidak ada, namun sesungguhnya mereka adalah orang yang cukup berpengaruh dalam kehidupan kita.</p>
<p>Siapa pun mereka -tidak hanya orang-orang yang ada di soal ujian-, orang-orang di sekiling kita. Cobalah perhatikan sejenak, mungkin kita sempat melupakan keberadaan mereka atau mencuekan mereka.</p>
<p>Kini saatnya kita kembali peduli dengan dan menjalin relasi yang baik dengan sesama. Ayo lah, hanya dengan memberikan SENYUMAN atau SAPAAN kepada mereka, itu sudah melebihi cukup.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=249&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/11/shake-hand-logo.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">shake hand logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat Kematian Manusia adalah Saat Ia Berhenti Belajar</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 17:03:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[belajar seumur hidup]]></category>
		<category><![CDATA[belajar tidak pernah berhenti]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti belajar]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kematian manusia]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajar]]></category>
		<category><![CDATA[teruslah belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Manusia adalah makhluk yang terus berkembang dalam kehidupannya. Setiap hari secara sadar maupun tidak, kita selalu mempelajari hal baru.
Ketika seseorang berhenti belajar, merasa dirinya sudah pintar, sudah memiliki pengetahuan yang banyak, sudah hebat, dan dia menjadi sombong. Itulah momen kematian dari orang ituu.
Saya pernah memiliki pemikiran, kapan saat saya berhenti belajar? Saya beranggapan jika saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=242&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Manusia adalah makhluk yang terus berkembang dalam kehidupannya. Setiap hari secara sadar maupun tidak, kita selalu mempelajari hal <strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-243" title="belajar tidur" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/belajar-tidur.jpg?w=150&#038;h=100" alt="belajar tidur" width="150" height="100" /></strong>baru.</p>
<p>Ketika seseorang berhenti belajar, merasa dirinya sudah pintar, sudah memiliki pengetahuan yang banyak, sudah hebat, dan dia menjadi sombong. Itulah momen kematian dari orang ituu.</p>
<p>Saya pernah memiliki pemikiran, kapan saat saya berhenti belajar? Saya beranggapan jika saya sudah menjadi seorang ahli di bidang saya, saya tidak perlu belajar lagi.</p>
<p>Ternyata saya <strong>salah besar</strong><strong><span id="more-242"></span></strong>. Bahkan seorang expert pun masih terus belajar. Faktanya manusia tidak pernah berhenti belajar. Ketika manusia itu berhenti belajar bukan berarti ilmu yang ia miliki terus menetap dan tidak hilang. Kita perlu sadar akan hal itu, jika keahlian kita tidak di <em>upgrade</em> suatu saat pasti menurun.</p>
<p>Contoh gampangnya seperti ini. Joko seorang pemain basket, anggap saja Joko sudah menjadi pemain NBA. Joko yang hebat ini, sudah menjadi expert, karena sudah hebat, Joko jarang latihan, karena dia merasa keahliannya bermain basket tidak akan hilang.</p>
<p>Pertanyaan saya, apakah dengan jarang latihan begitu Joko bisa menjadi pemain hebat terus? Tidak</p>
<p>Saya setuju dengan anda. Saya yakin, suatu hari dia akan duduk di bangku cadangan. Bahkan dia bisa saja kalah bersaing karena kemampuannya yang menurun.</p>
<p>Di kehidupan kita sehari-hari juga demikian, mungkin kita tidak menyadari bahwa belajar itu penting. Karena kita menganggap belajar merupakan hal yang sulit berat dan malas rasanya.</p>
<p>Kenyataannya kita tidak pernah berhenti belajar selama kita masih hidup. Ketika kita berhenti belajar, berarti kita sudah berada diambang kematian.</p>
<p>Siapa pun anda, baik penulis, pembicara, olahragawan, artis, karyawan, mahasiswa, pelajar, guru, dosen, pengusaha, dan lain sebagainya. Teruslah belajar, agar kemampuan kita terus meningkat.</p>
<p>Jadi, belajarlah terus agar kita tetap hidup!!!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=242&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/belajar-tidur.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">belajar tidur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malas Belajar</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/11/malas-belajar/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/11/malas-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 05:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>
		<category><![CDATA[malas belajar]]></category>
		<category><![CDATA[menyukai]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[sd]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>
		<category><![CDATA[smp]]></category>
		<category><![CDATA[statistika]]></category>
		<category><![CDATA[suka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[ Apakah anda malas belajar? Saya akui bahwa saya termasuk seorang pelajar yang malas bangun pagi dan berangkat ke tempat belajar dengan beban yang besar dipunggung. Tetapi itu dulu. heehee&#8230;
Setelah melalui berbagai proses dan pembelajaran, ternyata belajar merupakan hal yang menyenangkan dan merupakan hal yang tidak pernah mati.
Tunggu sebentar, belajar yang apa dulu?
Belajar yang saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=188&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-191" title="Malas Belajar" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/study.jpg?w=150&#038;h=107" alt="Malas Belajar" width="150" height="107" /> Apakah anda malas belajar? Saya akui bahwa saya termasuk seorang pelajar yang malas bangun pagi dan berangkat ke tempat belajar dengan beban yang besar dipunggung. Tetapi itu dulu. heehee&#8230;</p>
<p>Setelah melalui berbagai proses dan pembelajaran, ternyata belajar merupakan hal yang menyenangkan dan merupakan hal yang tidak pernah mati.</p>
<p>Tunggu sebentar, belajar yang apa dulu?</p>
<p>Belajar yang saya maksud adalah mempelajari hal yang anda sukai. Misalnya anda sangat suka bermain piano, dan anda ingin menjadi seorang pianist. Tentu mempelajari piano tidak membawakan beban bagi anda. Bahkan anda merasa kurang jika waktu belajarnya hanya sebentar. Nah, karena rasa <em>suka,</em> sesuatu yang sulit bisa menjadi mudah.</p>
<p>Mengapa ada yang merasa belajar di sekolah atau kampus begitu sulit dan beban? Saya juga merasakan itu sebelumnya. Karena ada materi yang kurang kita sukai, membuat materi itu terasa sulit. Selain itu perspektif lingkungan terhadap materi tertentu juga bisa membuat kita percaya bahwa materi itu sulit. Materi yang saya maksud di sini adalah<span id="more-188"></span> materi pelajaran yah.</p>
<p>Di kampus saya, Statistika adalah materi yang dianggap sulit. Hampir satu kelas merasa Statistika itu susah. Teman-teman kelas saya termasuk saya, kurang suka dengan materi statistika. Senior kami mengatakan statistika itu sulit. Bahkan ada dosen yang secara tidak langsung mengatakan kepada kami bahwa statistika itu sulit.</p>
<p>Coba anda tanya orang-orang yang cinta statistika, apakah mereka mengatakan statistika sulit? Saya rasa tidak.</p>
<p>Rasa suka terhadap suatu hal memberikan dorongan yang begitu kuat bagi kita. Ketika kita menemukan hal yang kita sukai terhadap suatu hal. Hal yang sulit pun bisa menjadi gampang.</p>
<p>Salah seorang Dosen saya adalah lulusan luar negeri dan merupakan satu-satunya orang Indonesia yang memiliki gelar “M.Crim (Forpsych)” untuk saat ini. Ketika kami sedang ngobrol-ngobrol, saya iseng bertanya kepada beliau, “apakah sulit mendapatkan gelar ini pak? Kok langka sekali, hanya satu orang yang memiliki gelar kehormatan seperti itu”. Apa jawaban dari dosen saya, “<strong><em>ketika kita suka terhadap suatu hal, tidak ada lagi yang terasa sulit”</em> </strong>Saya pun sadar akan pentingnya memunculkan rasa suka terhadap hal yang kita pelajari.</p>
<p>Jika anda seorang pelajar SMP, SMA, Kuliah, mungkin ada beberapa materi di sekolah yang kurang anda sukai, tetapi anda juga tidak bisa meninggalkan materi itu.</p>
<p>Hal yang terbaik adalah cari manfaat dari materi itu untuk kehidupan keseharian anda. Jika mungkin, temukan hal yang anda sukai di materi pelajaran itu.</p>
<p>Semoga anda tidak lagi merasa beban dengan pelajaran di sekolah maupun di kampus.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=188&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/11/malas-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/study.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Malas Belajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>From Heart to Heart</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/09/02/from-heart-to-heart/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/09/02/from-heart-to-heart/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 14:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[friendship]]></category>
		<category><![CDATA[from heart to heart]]></category>
		<category><![CDATA[hargai sahabat kita]]></category>
		<category><![CDATA[hargai teman kita]]></category>
		<category><![CDATA[hidup bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[membenci]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan dendam]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan]]></category>
		<category><![CDATA[pertemanan adalah jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, dengan seorang teman, kami sharing mengenai arti pertemanan. Dia mengatakan kepada saya bahwa pertemanan merupakan sebuah jodoh. Jodoh? Seperti pasangan suami istri saja kata saya. Hehe…
Kemudian saya merefleksikan kembali apa yang telah kami bicarakan sebelumnya. Saya setuju dengan pandangan teman saya itu.
Coba anda bayangkan, mengapa kita bisa kenal akrab orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=184&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright size-thumbnail wp-image-200" title="persahabatan" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/09/persahabatan.jpg?w=126&#038;h=150" alt="persahabatan" width="126" height="150" />Beberapa waktu yang lalu, dengan seorang teman, kami <em>sharing</em> mengenai arti pertemanan. Dia mengatakan kepada saya bahwa <em>pertemanan merupakan sebuah jodoh</em>. Jodoh? Seperti pasangan suami istri saja kata saya. Hehe…</p>
<p>Kemudian saya merefleksikan kembali apa yang telah kami bicarakan sebelumnya. Saya setuju dengan pandangan teman saya itu.</p>
<p>Coba anda bayangkan, mengapa kita bisa kenal akrab orang yang jauh dengan kita? Misalnya orang yang kita kenal itu dari temannya teman kita atau orang yang lokasinya jauh dari kita. Begitu juga sebaliknya, orang yang sering bertemu dengan kita, justru kurang akrab.</p>
<p>Mengapa<span id="more-184"></span> ada pertemanan yang bisa bertahan bertahun-tahun dan ada yang tidak? Ada teman yang dulunya tidak dekat -secara emosional-, sekarang malah menjadi sahabat kita. Dan masih banyak kejadian “aneh” lainnya. Apakah semua itu hanya kebetulan saja?</p>
<p>Ada yang menganggap pertemanan merupakan sebuah ikatan karma. Ada juga yang menganggap pertemanan dikarenakan kecocokan sifat, karakter, dan komunikasi yang baik. Tambah lagi dari teman saya, pertemanan adalah jodoh.</p>
<p>Apa pun itu, bagi saya pertemanan mungkin hanya sekali seumur hidup. Oleh karena itu <strong>hargailah teman yang sudah kita miliki saat ini</strong>. Kita akan merasa bahagia jika kita benar-benar berteman <em>from heart to heart</em>.</p>
<p>Menurut saya hidup telalu sia-sia jika digunakan untuk membenci, memusuhi, menyimpan dendam, atau menolak teman kita.</p>
<p>Kita tidak pernah tahu sampai kapan kita bisa berteman dengan teman kita saat ini. Bisa jadi lama, Bisa juga tidak. Ya ga? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=184&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/09/02/from-heart-to-heart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/09/persahabatan.jpg?w=126" medium="image">
			<media:title type="html">persahabatan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebetulan atau Kebetulaan?</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/kebetulan-atau-kebetulaan/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/kebetulan-atau-kebetulaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 11:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>
		<category><![CDATA[adi w. gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[hkum tarik menarik]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[Kebetulan]]></category>
		<category><![CDATA[Law of attraction]]></category>
		<category><![CDATA[like attract like]]></category>
		<category><![CDATA[mendapatkan apa yang anda inginkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda percaya dengan kebetulan?
Saya masih ingat pesan yang disampaikan oleh Master Uguay dalam film Kung Fu Panda. “There is no accident (kebetulan)”. Apakah benar di dunia ini tidak ada kebetulan?
Pada artikel saya yang berjudul “like attract like”. Saya pernah menulis mengenai“the law of attraction”. Di dunia ini ada hukum yang dikenal dengan hukum tarik-menarik (the law [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=175&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Apakah an<img class="alignleft size-thumbnail wp-image-203" title="quantum human" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/quantum-human.jpg?w=115&#038;h=150" alt="quantum human" width="115" height="150" />da percaya dengan kebetulan?</p>
<p>Saya masih ingat pesan yang disampaikan oleh Master Uguay dalam film Kung Fu Panda. “There is no accident (kebetulan)”. Apakah benar di dunia ini tidak ada kebetulan?</p>
<p>Pada artikel saya yang berjudul “<a title="Like Attract Like" href="http://antonjunzzz.wordpress.com/2008/08/31/life-attract-life/" target="_blank">like attract like</a>”. Saya pernah menulis mengenai<em>“the law of attraction”</em>. Di dunia ini ada hukum yang dikenal dengan hukum tarik-menarik (<em>the law of attraction</em>). Kita dapat menarik hal yang kita inginkan melalui pikiran kita. Inilah yang dibahas dalam buku <em><a title="The Secret" href="http://thesecret.tv" target="_blank">The Secret</a></em></p>
<p>Saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya menggunakan hukum tarik menarik ini.</p>
<p>Ketika akhir SMA saya, saya membuat sebuah goals yaitu <em>diterima di Fakultas Psikologi melalui jalur beasiswa di Jakarta. </em>Singkat cerita ketika lulus, saya melanjutkan perguruan tinggi melalui jalur beasiswa di Jakarta.</p>
<p>Sejak semester satu perkuliahan saya di BiNus University, saya memiliki goals juga, yaitu <em>mendapat IP 4</em> atau <em>mendapatkan beasiswa selama kuliah saya</em>. Demi goals saya, saya belajar dengan baik, berdoa dan juga melakukan visualisasi.</p>
<p>Semester satu pun berakhir. Saya tidak<em> mendapatkan IP 4</em>, tetapi<span id="more-175"></span> saya mendapatkan pilihan kedua saya. Saya mendapat potongan biaya SKS yang membantu mengurangi pengeluaran kakak saya. Sekali lagi saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena keinginan saya terkabulkan.</p>
<p>Saya membuat goals yang sama pada semester berikutnya. Sayangnya pada semester ini nilai UTS (ujian tengah semester) saya yang hanya cukup untuk makan <em>&#8220;warteg&#8221;</em>. Saya lebih suka makan di &#8220;<em>restoran</em>&#8220;,  jadi mau tidak mau nilai ujian akhir saya harus jauh lebih bagus. Ternyata saya tersandung batu. Banyak jawaban saya yang salah ketika ujian akhir. Sepertinya nilai saya jatuh pada semester ini. Bim sala bim, ternyata nilai ujian saya memuaskan dan saya mendapatkan beasiswa lagi.</p>
<p>Saya sempat bingung. Mengapa nilai saya begitu di luar dugaan. Apakah ini kebetulan? Kalau kebetulan, kok sering banget?</p>
<p>Saya pun mengkroscek kembali apa yang telah saya lakukan hingga bisa mencapai goals itu. Ternyata saya yang menariknya melalui berbagai hal yang saya lakukan.</p>
<p>Ketika  nilai ujian saya belum keluar. Saya <a title="Cara Menuliskan Impian anda." href="http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/06/cara-menuliskan-impian-anda/" target="_blank">menuliskan impian </a>saya. Dengan begitu yakin. Saya menulis kalimat ini</p>
<p><strong>“saya selalu mendapatkan beasiswa selama kuliah saya”.</strong></p>
<p>Saya &#8220;menginstallnya&#8221; ke pikiran bawah sadar. Saya percaya pikiran bawah sadar bisa bekerja sama untuk meraih goals saya. Tak lupa saya berdoa dan bersyukur setiap malam sebelum tidur dan setiap pagi ketika bangun. Itulah hal yang saya lakukan sebelum nilai ujian akhir keluar.</p>
<p>Saya tidak mengerti bagaimana mekanisme terjadinya hal ini. Tetapi hasil akhir membuktikan adanya hukum tarik menarik ini. Hingga saya berkesimpulan bahwa menuliskan impian cukup “berbahaya” karena anda bisa mendapatkan hal yang anda inginkan. Namun, saya yakin pasti ada faktor lain yang bermain. Karena doa dan rasa syukur saya juga keinginan saya dikabulkan.</p>
<p>Sebelum mengakhiri kisah nyata ini. Ada kisah satu kisah lagi mengenai hukum tarik menarik ini.</p>
<p>Notebook acer yang saya gunakan mengalami kerusakan pada LCDnya, saya ingin ganti sebuah notebook baru. Kakak saya pernah berkata ingin membelikan saya notebook baru tetapi dia tidak mengatakan kapan dia membelinya.</p>
<p>Waktu itu adalah pertengahan juli. Saya menulis pada daftar impian saya.</p>
<p><em><strong>“saya memiliki notebook baru pada akhir bulan juli”.</strong></em></p>
<p>Tetapi saya menghapusnya karena saya berpikir tidak mungkin hal ini bisa terjadi. Dari mana saya bisa mendapatkan notebook baru dalam waktu sedekat itu. Meskipun saya menghapus impian itu dari buku, saya tidak menghapusnya di pikiran saya.</p>
<p>Awal Agustus lalu, tiba-tiba saya diajak untuk membeli notebook baru. Aneh tetapi nyata saya memiliki notebook baru hanya berbeda beberapa hari dari waktu impian saya.</p>
<p>Dari kisah saya mendapatkan beasiswa, hingga saya memiliki notebook baru. Semua terjadi seolah-olah di luar dugaan. Apakah ini kebetulan? Jika iya, apakah mungkin kebetulan terjadi berulang-ulang?</p>
<p>Saya kira anda juga bisa menarik hal yang anda inginkan, mewujudkan goals anda menjadi kenyataan. Saya yakin pikiran berperan penting dalam mencapai apa yang kita inginkan. Semua kembali lagi kepada kita yang menggunakan pikiran itu. Di samping itu kita juga perlu <em>usaha</em> untuk meraih goals kita.</p>
<p>Banyak pakar yang mengatakan pikiran sangat powerfull. Namun, pikiran hanya sebagai alat bantu (tools). <strong>Jangan pernah meNuhankan pikiran anda</strong>. Kalimat ini saya kutip dari pesan pakar mind technology, <em><a title="Adi W. Gunawan" href="www.adiwgunawan.com" target="_blank">Adi W. Gunawan</a></em>.</p>
<p>Jika Tuhan tidak mengabulkan keinginan saya. Saya juga tidak bisa mendapatkan hal-hal di atas. Oleh karena itu saya tetap berdoa, bersyukur, dan berterima kasih kepada Tuhan. Saya berharap dapat mencapai goals-goals saya yang lainnya. Saya juga berharap anda dapat mencapai goals anda.</p>
<p>Jadi apakah kebetulan itu ada? Saya lebih setuju dengan Master Uguay.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=175&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/kebetulan-atau-kebetulaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/quantum-human.jpg?w=115" medium="image">
			<media:title type="html">quantum human</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaikan Sampah dan Kapal</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/bagaikan-sampah-dan-kapal/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/bagaikan-sampah-dan-kapal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 11:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[bagaikan]]></category>
		<category><![CDATA[diri sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[let it flow]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungjawab]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan yang jelas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[“Hidup tanpa tujuan sama dengan tidak hidup”
Juni Anton
Pernahkah anda melihat sampah yang mengalir di sungai? dan pernahkah anda melihat kapal yang berlayar di sungai?
Sampah dan kapal sama-sama mengalir di sungai. Namun, apa yang membedakan antara sampah dan kapal itu? Sebelum anda menjawab pertanyaan terakhir di atas. Kiranya anda pernah mengetahui prinsip hidup yang dipegang oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=172&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><em>“Hidup tanpa tujuan sama dengan tidak hidup”</em></p>
<p align="center"><em>Juni Anton</em></p>
<p>Pernahkah anda melihat sampah yang mengalir di sungai? dan pernahkah anda melihat kapal yang berlayar di sungai?<img class="alignright size-thumbnail wp-image-205" title="kapal" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/kapal.jpg?w=150&#038;h=150" alt="kapal" width="150" height="150" /></p>
<p>Sampah dan kapal sama-sama mengalir di sungai. Namun, apa yang membedakan antara sampah dan kapal itu? Sebelum anda menjawab pertanyaan terakhir di atas. Kiranya anda pernah mengetahui prinsip hidup yang dipegang oleh segelintir orang yang berbunyi “let it flow saja”. Pernah?</p>
<p>“Let it flow saja” memberikan arti bahwa manusia menjalani hidup ini apa adanya saja, tidak perlu memikirkan hal-hal yang lain, karena semua sudah diatur. Hal ini sama seperti mengikuti aliran sungai, ke mana sungai mengalir ke sana kita dibawa.</p>
<p>Pada kehidupan nyata, apakah kita hidup hanya mengalir mengikuti lingkungan? Apakah kita hanya pasrahkan hidup kita pada pengaruh sekitar kita?<span id="more-172"></span> Kembali lagi pada pertanyaan sampah dan kapal tadi. Perbedaan yang sangat jelas antar “kapal” dan “sampah” adalah <strong>tujuan</strong> mereka.</p>
<p>Kapal berlayar di sungai memiliki <strong>tujuan</strong> yang jelas. Mereka tahu harus berlayar kemana dan mereka tahu harus berhenti dimana. Yang pada intinya adalah memiliki <em>tujuan yang jelas</em>.</p>
<p>Bagaimana dengan seonggok “sampah” di sungai? Apakah mereka memiliki tujuan? Mungkin saja ada. Tetapi mereka tidak berjalan sesuai dengan tujuan mereka sendiri. Mereka berjalan mengikuti aliran sungai. Ke mana sungai mengalir ke sana mereka pergi. Ke mana lingkungan membawa mereka ke sana mereka pergi. Sampah-sampah itu hanya mengatakan “let me flow aja”</p>
<p><em><strong>Kita bertanggungjawab penuh atas kehidupan kita sendiri</strong></em>. Bukan orang lain. Kesuksesan kita, tergantung pada kita sendiri. Kita tidak bisa hanya mengharapkan lingkungan membawa kita ke tujuan kita. Melainkan, kita harus berlayar sendiri menuju tujuan kita.</p>
<p>Jika anda tidak memiliki tujuan, maka lingkungan akan membuat tujuan untuk anda. Apakah tujuan itu sesuai dengan keinginan anda? Lingkungan tidak pernah tahu tentang itu. Yang mengetahui tentang hal itu adalah diri anda sendiri. <strong>Hanya diri anda sendiri</strong>. Pertanyaan terakhir dari saya dan yang paling penting untuk anda.</p>
<p>Jika kehidupan ini ibarat aliran sungai, anda ingin menjadi “sampah”? atau menjadi “kapal”?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=172&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/20/bagaikan-sampah-dan-kapal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/kapal.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kapal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Diri dan Motivasi dalam Diri</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/11/mengenal-diri-dan-motivasi-dalam-diri/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/11/mengenal-diri-dan-motivasi-dalam-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 07:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[bakat]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal diri]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi dalam diri]]></category>
		<category><![CDATA[passion]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[pelajran]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[takut]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini merupakan pertanyaan dari salah satu pengunjung blog saya. Saya memutuskan untuk menampilkan pertanyaan yang bagus ini di blog saya, agar pembaca lainnya juga dapat memahami pentingnya mengenal diri dan mengetahui motivasi utama kita dalam meraih goals atau impian kita.
Paul (nama samaran)

Apakah kita harus mengenal diri kita dulu kalau kita mau sukses?
Apabila kita tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=166&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berikut ini merupakan pertanyaan dari salah satu pengunjung blog saya. Saya memutuskan untuk menampilkan pertanyaan yang bagus ini di blog saya, agar pembaca lainnya juga dapat memahami pentingnya mengenal diri dan mengetahui motivasi utama kita dalam meraih goals atau impian kita.</p>
<p><em>Paul (nama samaran)</em></p>
<div style="font-family:times new roman,new york,times,serif;font-size:12pt;">
<div><em><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-208" title="motivasi" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/motivasi.jpg?w=150&#038;h=75" alt="motivasi" width="150" height="75" />Apakah kita harus mengenal diri kita dulu kalau kita mau sukses?</em></div>
<div><em>Apabila kita tidak memiliki bakat di dalam pelajaran tertentu tetapi kita berusaha untuk memaksakan bisa menguasai pelajaran tersebut. Contohnya saya sebenarnya berbakat dalam mata pelajaran A tetapi lingkungan mengharuskan untuk saya belajar pelajaran B tetapi keinginan besar saya untuk bisa menguasai pelajaran B karena di dorong oleh lingkungan dan rasa takut saya akan tertinggal oleh teman2 yang lainnya. Saya belajar terus menerus untuk mengerti pelajaran B, menurut anda apakah itu akan berbuah keberhasilan? atau Hal2 yang bersifat setengah-tengah saja karena tidak sesuai dengan bakat saya atau hanya hal yang sia2 saja?</em></div>
<div><em>Terima Kasih.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div>Apakah kita harus mengenal diri terlebih dahulu jika kita mau sukses?</div>
<div>Sudah jelas untuk sukses kita harus mengenal diri kita. Jika kita tidak mengenal diri, maka kita tidak akan tahu apa yang kita inginkan, Lantas bagaimana kita bisa tahu hal yang terbaik untuk kita? Ketika kita sudah mengenal diri kita, maka kita tahu hal yang terbaik untuk diri kita. Saat itu kita perlu membuat goals dan mencapai kesuksesan kita.</div>
<div>Perbedaan orang yang berbakat dengan orang yang tidak berbakat.<span id="more-166"></span></div>
<div><em>&#8220;Bakat 1% sedangkan 99% usaha&#8221;</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div>Dari berbagai literatur yang saya pelajari, hal yang membedakan antara orang yang berbakat dan tidak berbakat hanya<br />
pada <em>kecepatan penguasaannya</em> saja. Jika seseorang yang berbakat pada mata pelajaran A, maka dia sangat cepat<br />
mengerti dan menguasai mata pelajaran A. Sedangkan orang yang tidak berbakat, butuh waktu yang lebih lama untuk bisa menguasai mata pelajaran A.</p>
<p>Bakat tidak mutlak sebagai penentu keberhasilan seseorang. Bakat hanya salah satu alat penunjang. Tentunya masih ada faktor lain, seperti <strong>passion (keinginan yang kuat)</strong>, <strong>strategi</strong>, dan <strong>tindakan</strong> dari orang tersebut.</p>
<p>Perjuangan yang didorong oleh perasaan negatif seperti <em>&#8220;takut&#8221;,<br />
&#8220;cemas&#8221;, &#8220;khawatir&#8221;, &#8220;sombong&#8221;, </em>dan lain sebagainya. Jelas merupakan perjuangan yang sia-sia.</p>
</div>
<div>Apakah perjuangan yang dimotivasi oleh perasaan negatif bisa membuahkan keberhasilan? Jawabannya bisa.</div>
<div>Apakah si pejuang bahagia menjalani perjuangannya? Jawabannya Tidak</div>
<div>Dalam sebuah perjuangan, sesungguhnya kita tidak boleh dilapisi perasaan takut atau perasaan terpaksa. Kita harus<br />
berjuang dengan hati nurani kita. Lakukan dengan senang hati. Jika anda melakukannya dengan senang hati maka anda tidak akan merasa terpaksa, dan yang terpenting adalah anda tidak merasa terbebani dengan perjuangan anda.</p>
<p>Satu hal lagi, jika anda ingin menguasai suatu skill, baik itu di pelajaran, maupun soft skill lainnya. Apa pun itu, periksa motivasi utama anda. Jika anda termotivasi karena untuk menyenangkan orang lain, tidak mau kalah dengan orang lain, takut ketinggalan dari yang lain, dan lain sebagainya. Maka hal itu merupakan motivasi yang negatif.</p>
</div>
<div>Sebaiknya anda termotivasi karena keinginan anda sendiri. Anda lakukan semua hal untuk kebaikan anda. Tentunya hal yang membawa kebahagiaan untuk anda. Anda dapat berjuang tanpa membawa. Anda hanya menikmati perjalanan anda menuju kesuksesan.</div>
<div>Salam Sukses</div>
<div><em>Juni Anton<br />
</em></div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=166&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/11/mengenal-diri-dan-motivasi-dalam-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/motivasi.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">motivasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Menuliskan Impian Anda</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/06/cara-menuliskan-impian-anda/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/06/cara-menuliskan-impian-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 16:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[5 principles to turn your dreams into reality]]></category>
		<category><![CDATA[adi w. gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[cara menulis impian]]></category>
		<category><![CDATA[Dream]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[menulis impian]]></category>
		<category><![CDATA[menulis impian anda]]></category>
		<category><![CDATA[menuliskan impian]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan mengenai pentingnya menuliskan impian kita. Impian kita tidak bisa hanya berupa hayalan, agar tidak bingung membedakan antara hayalan dan impian kita. Maka kita harus menuliskannya dengan tangan kita sendiri bukan tangan orang lain.
Dengan menuliskan impian kita, sebenarnya kita menunjukan keseriusan kita terhadap hal yang ingin kita capai. Melalui tulisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=160&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada artikel <a title="Punya Impian kok cuma di pikiran?" href="http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/07/22/punya-impian-di-tulis/" target="_blank">sebelumnya</a> saya sudah menjelaskan mengenai pentingnya menuliskan impian kita. Impian kita tidak bisa hanya berupa <em>hayalan,</em> agar tidak bingung membedakan antara <em>hayalan</em> dan <em>impian</em> kita. Maka kita harus menuliskannya dengan tangan kita sendiri bukan tangan orang lain.<img class="alignright size-thumbnail wp-image-210" title="menulis" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/menulis.jpg?w=150&#038;h=120" alt="menulis" width="150" height="120" /></p>
<p>Dengan menuliskan impian kita, sebenarnya kita menunjukan keseriusan kita terhadap hal yang ingin kita capai. Melalui tulisan tangan, kita dapat menyampaikan impian kita ke pikiran bawah sadar. Selain itu untuk yang merasa pelupa, akan jauh lebih bermanfaat.</p>
<p>Sebelum itu menjelaskan cara menuliskan impian, simaklah dua contoh berikut ini.<span id="more-160"></span></p>
<p>Impian Juni:        “saya mau lulus kuliah dengan IP bagus”</p>
<p>Impian Anton:     <em>“saya lulus s1 psikologi saya dengan IPK 3,8 pada tahun 2012 karena saya ingin memberikan penghargaan kepada diri saya atau yang lebih baik”.</em></p>
<p>Coba anda bandingkan impian yang pertama dengan yang kedua. Jawab dengan jujur anda lebih mengerti impiannya Juni atau Anton?</p>
<p>Jelas impiannya Anton, isinya jauh lebih spesifik dibandingkan impian Juni.</p>
<p>Cara menuliskan impian ini saya pelajari dari audio cd 5 Principles to Turn Your Dreams Into Reality karya Adi W. Gunawan dan digabungkan sedikit dengan pemikiran saya. Menuliskan impian sebaiknya secara spesifik tetapi tidak spesifik. Hal yang dimaksud spesifik tetapi tidak spesifik adalah ketika kita menuliskan impian kita, kita harus secara spesifik menyampaikan hal yang ingin kita capai bahkan anak kelas 3 SD pun tahu apa yang kita inginkan.</p>
<p>Pada dasarnya kita tidak bisa melawan kehendak Tuhan, yang menentukan impian kita jadi atau tidak adalah Tuhan. Anda masih ingat pepatah Manusia merencanakan Tuhan menentukan.</p>
<p>Oleh karena itu di akhir kalimat impian kita, sebaiknya tambahkan “<em>atau yang lebih baik</em>” dengan begitu kita tidak memaksa Tuhan harus memberikan sama persis hal yang kita inginkan, betul? Kita hanya berharap mendapatkan yang terbaik dari Tuhan. Saya yakin Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Nah, itulah yang saya maksud dengan tidak spesifik.</p>
<p>Kita secara spesifik menyatakan hal yang mau kita capai, kapan kita mencapaiannya, dan alasan kita mencapainya.</p>
<p>Pada kalimat diatas, Anton menyatakan dengan jelas apa yang ingin ia capai, ada tiga unsur yang harus anda perhatikan</p>
<ol>
<li>Pencapaian: lulus dengan IP 3,8.</li>
<li>Waktunya impian tercapai: Tahun 2012, jika anda sudah memiliki tanggal dan bulan yang boleh dicantumkan.</li>
<li>Alasan yang bersifat personal dan bermakna. Anton ingin memberikan penghargaan kepada dirinya.</li>
</ol>
<p>Setelah menuliskan impian kita. Hal ini membantu kita melihat lebih jelas hasil yang ingin kita capai. Jadi ketika kita sudah jelas dengan tujuan kita, kita tinggal melanjutkan perjalanan menuju tujuan/impian kita maksud.</p>
<p>Anda dapat membuat daftar impian tertulis yang berisikan 8 aspek kehidupan agar seimbang yaitu aspek spiritual, finansial, bisnis-karir, keluarga, pengembangan diri, (aspek mental, spiritual, maupun fisik), waktu luang, sosial, dan materi di buku impian anda. Anda juga dapat menuliskan pada impian jangka pendek maupun impian jangka panjang.</p>
<p>Untuk mengakhiri artikel ini izinkan saya menyampaikan sebuah kalimat untuk direnungkan bersama, <em>“hidup tanpa impian sama seperti tidak hidup”</em>.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&blog=4149917&post=160&subd=antonjunzzz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/08/06/cara-menuliskan-impian-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/08/menulis.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">menulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>