<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>antonjunzzz.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://antonjunzzz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antonjunzzz.wordpress.com</link>
	<description>Sharing is The Way of Learning (Juni Anton)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 16:32:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='antonjunzzz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/946ee64265ef55aec9676e97adb65cb3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>antonjunzzz.wordpress.com</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://antonjunzzz.wordpress.com/osd.xml" title="antonjunzzz.wordpress.com" />
	<atom:link rel='hub' href='http://antonjunzzz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Belajar dari BAYI!</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/05/23/belajar-dari-bayi/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/05/23/belajar-dari-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 18:44:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[bangkit dari kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari bayi]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[learn from baby]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari saat saya berkunjung ke rumah kekasih saya. Kebetulan di rumahnya ada anak kecil yang berusia 1,5 tahun sedang belajar jalan. Saya menatap anak itu selamat 15 menit tanpa berkedip! Mungkin Anda berpikir, apa yang menarik dari anak kecil yang belajar jalan? Yah! Saat itu si Dedek memang menarik perhatian saya. Selama 15 menit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=328&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_329" class="wp-caption alignright" style="width: 190px"><a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/05/a-c3541.jpg"><br />
<img class="size-medium wp-image-329 " title="Belajar dari Bayi" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/05/a-c3541.jpg?w=180&#038;h=126" alt="Bayi yang belajar jalan" width="180" height="126" /></a><p class="wp-caption-text">Bayi yang belajar jalan</p></div>
<p>Suatu hari saat saya berkunjung ke rumah kekasih saya. Kebetulan di rumahnya ada anak kecil yang berusia 1,5 tahun sedang belajar jalan. Saya menatap anak itu selamat 15 menit tanpa berkedip! Mungkin Anda berpikir, apa yang menarik dari anak kecil yang belajar jalan? Yah! Saat itu si Dedek memang menarik perhatian saya. Selama 15 menit itu, saya belajar hal yang bermakna untuk kehidupan saya dan orang terdekat saya. Semoga anda juga!</p>
<p>Anak kecil yang lucu itu beberapa kali terjatuh saat hendak jalan ke tempat saya. Tak lama setelah jatuh dia berdiri dan kembali melanjutkan perjalanannya, lagi-lagi dia terjatuh. Apa yang dia lakukan? Ya, dia berdiri dan jalan lagi ke sisi saya hingga ia bisa memeluk kaki saya. Melihat kejadian itu, saya langsung teringat pada berbagai kegagalan yang saya alami. Beberapa kali di saat mengalami kegagalan, saya merasa terpuruk, tak berdaya, murung, dan badmood. Saya malah fokus pada hal-hal negatif dalam diri saya. Saya yakin saya tidak sendiri. Anda pasti pernah mengalami apa yang saya rasakan. Terpuruk! GATAL (gagal total!) dan lain sebagainya. Tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kita bangkit dan melanjutkan perjalanan kita?</p>
<p>Sering kali kita malah fokus pada hal negatif yang kita alami, sehingga kita tidak melihat pada peluang dan kesempatan untuk menjadi lebih positif. Melihat anak kecil itu, saya belajar dari dirinya. Saya belajar BANGKIT di saat terpuruk! Saya belajar melanjutkan perjalanan ke tujuan, bukan fokus pada kegagalan. Terima kasih Guru (Dedek kecil)!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/328/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=328&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/05/23/belajar-dari-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/05/a-c3541.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Belajar dari Bayi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do we need SEX EDUCATION?</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/04/28/pendidikan-seksual/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/04/28/pendidikan-seksual/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 18:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[education]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya pendidikan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Sarlito]]></category>
		<category><![CDATA[Seksualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Sexual Education; Pendidkan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Sexuality]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan Berikut ini merupakan salah satu hasil karya tugas pribadi saya pada mata kuliah Psikologi Seksualitas. Semoga bermanfaat. Pendidikan seksual (sexual education) merupakan suatu istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan tentang anatomi seksual manusia, reproduksi seksual, hubungan seksual, kesehatan reproduksi, hubungan emosional, hak-hak reproduksi dan tanggungjawab, dan aspek lain dari perilaku seksual manusia.             Apakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=314&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">Tulisan Berikut ini merupakan salah satu hasil karya tugas pribadi saya pada mata kuliah Psikologi Seksualitas. Semoga bermanfaat. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:right;"><a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/04/sex_ed.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-315" title="sex_ed" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/04/sex_ed.jpg?w=180&#038;h=180" alt="" width="180" height="180" /></a>Pendidikan seksual (<em>sexual education</em>) merupakan suatu istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan tentang anatomi seksual manusia, reproduksi seksual, hubungan seksual, kesehatan reproduksi, hubungan emosional, hak-hak reproduksi dan tanggungjawab, dan aspek lain dari perilaku seksual manusia.</p>
<p style="text-align:right;">            Apakah pendidikan seksual perlu diberikan? Jika perlu, kapan waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan seksual itu? Dua pertanyaan ini masih menjadi tanda tanya bagian sebagian orang, khususnya para orangtua.</p>
<p>            Menurut Kartono Mohammad (1991), pendidikan seksual yang baik bertujuan untuk membina sebuah keluarga dan menjadi orangtua yang bertanggungjawab. Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual berdampak negatif kepada pasangan yang sedang pacaran maupun yang sudah menikah.</p>
<p>Di era globalisasi ini, arus informasi mengalir begitu deras, siapa pun bisa mendapatkan informasi dengan mudah. Bagi anak-anak dan remaja, sangat mudah untuk mendapatkan informasi-informasi yang berhubungan dengan seksualitas. Jika tidak mendapatkan pendidikan seks yang sepatutnya maka bisa berdampak negatif kepada anak-anak dan remaja.</p>
<p>Sarlito (1994) dalam bukunya yang berjudul Psikologi Remaja, menjelaskan bahwa pendidikan seksual secara umum merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong muda-mudi untuk menghadapi masalah hidup yang bersumber pada dorongan seksual. Pendidikan seksual yang diajarkan sepatutnya berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat bukan berdasarkan mitos-mitos yang belum tentu kebenarannya.</p>
<p>Menurut penelitian BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) lebih dari 60 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. Hal ini dikarenakan minimnya pendidikan seksual kepada anak-anak dan remaja di Indonesia.  Kurangnya pendidikan yang benar tentang seksual membuat anak dan remaja belajar sendiri dari lingkungannya. Penemuan yang dilakukan oleh Rodgers &amp; Rowe (1998) menyatakan alasan utama remaja memiliki aktivitas seksual yang tinggi karena mencontoh melalui saudaranya  yang lebih dewasa.</p>
<p>Sebuah penelitian di Amerika menunjukkan bahwa<span id="more-314"></span> tidak ada korelasi yang signifikan antara pemberikan pendidikan seksual sejak dini terhadap peningkatan aktivitas atau perilaku seksual pada remaja. Jadi selagi pendidikan seksual itu diberikan secara benar justru berdampak positif terhadap anak dan remaja.</p>
<p>Pendidikan seksual tidak sekedar membicarakan tentang alat vital pria dan wanita, lebih spesifik lagi pendidikan seksual bertujuan untuk membentuk sikap emosional yang sehat. Secara emosional seksualitas merupakan bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain, apa hubungan yang dikembangkan, bagaimana cinta dan kasih sayang yang ditunjukkan, dan bagaimana individu merasa tentang tubuhnya (Amy Swango &amp; Wilson, 2008).</p>
<p>Pentingnya pendidikan seksual bagi emosional anak dan ramaja diperkuat lagi oleh Lunsky dan Konstantareas yang mengatakan bahwa perasaan seksualitas sangat penting bagi perkembangan fisik, mental, dan kesehatan sosial pada individu. Dampak buruk kurangnya pengetahuan tentang seksualitas bisa mengakibatkan kurangnya pemberdayaan pribadi, ketidakmampuan utnuk membuat keputusan seksual secara mandiri dari sosial yang merupakan dasar dari kebutaan terhadap perasaan atau emosional individu (Quilliam, 2004).</p>
<p>Penyampaian materi pendidikan seksual perlu dilakukan sejak dini, ketika anak sudah mulai memberikan pertanyaan seputar alat kelamin dirinya (Singgih, D.Gunarsa, 1995). Menurut Kirby (1980), pemberian instruksi pada pendidikan seksual dapat meningkatkan pengetahuan seksual pada anak dan remaja secara positif .</p>
<p>Orang yang paling bertanggungjawab atas pendidikan seksual anak dan remaja adalah orangtua pengasuh. Hasil penelitian Amy Swango &amp; Wilson (2008), menunjukkan bahwa persepsi atau pandangan yang dimiliki oleh pengasuh sangat mempengaruhi pendidikan seksual pada anak.</p>
<p>Selama tidak diawasi anak atau remaja bisa saja mendapatkan pendidikan seksual secara bebas dari lingkungannya. Somers &amp; Gleason (2001) menemukan beberapa sumber utama pembelajaran tentang seksualitas adalah media, rekan seusia (<em>peers</em>), para profesional, bimbingan konseling sekolah, dan keluarga.</p>
<p>Cara memberikan pendidikan seksual juga tidak sembarangan. Orang tua perlu terbuka kepada anak tentang masalah seksualitas. Orangtua juga perlu mengajarkan pendidikan seksual berdasarkan tingkat usia dan tahapan perkembangan anak. Mulai dari balita hingga remaja, cara penyampaian pengetahuan tentang seksualitas sangatlah berbeda, begitu juga pengetahuan yang sampaikan. Jadi orangtua perlu jeli melihat perkembangannya anaknya.</p>
<p>Mengutip Rogers dan Rowe, anak mempelajari pendidikan seksual dari orang sekitarnya yang lebih dewasa, oleh karena itu orangtua perlu mengajarkan pendidikan seksual secara positif, baik dan benar, agar tidak menimulkan kesalahan persepsi pada anak yang baru mau belajar.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>Giami, Alain., et al. (2006). Inaugural Debate: Sex Education in School is Insufficient to Support Adolescents in the 21<sup>st</sup> Century. <em>Sexual and Relationship Therapy, Vol. 21, No. 4</em>.</p>
<p>Mu’tadin, Zainun. (2008). Pendidikan Seksual pada Remaja. Retrieved November 8, 2010, from: <a href="http://www.ilmupsikologi.com/?p=20">http://www.ilmupsikologi.com/?p=20</a></p>
<p>Pendidikan Seks untuk Anak. (2010). Retrieved November 8, 2010, from: <a href="http://www.orangtua.org/?p=61">http://www.orangtua.org/?p=61</a></p>
<p>Sex Education. (2010). Retrieved November 8, 2010, from: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sex_education">http://en.wikipedia.org/wiki/Sex_education</a></p>
<p>Somers, Cheryl L &amp; Eaves, Matt W. (2001). Is Earlier Sex Education Harmful? An Analysis of Timing of School-Based Sex Edication and Adolescent Sexual Behaviors. <em>Research in Education No. 67</em>.</p>
<p>Somers, Cheryl L &amp; Surmann, Amy T. (2005). Sources and Timing of Sex Educaion: Relations with American Adolescent Sexual Attitudes and Behavior. <em>Educational Review, Vol. 57, No. 1</em>.</p>
<p>Swango, Amy &amp; Wilson. (2008). Caregivers Perceptions and Implications for Sex Education for Individuals with Intellectual and Developmental Disabilities. <em>Sex Disabil (2008) 26: 167-174.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/314/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=314&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2011/04/28/pendidikan-seksual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2011/04/sex_ed.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sex_ed</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah dan Perkembangan Balanced Scorecard</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/11/16/sejarah-dan-perkembangan-balanced-scorecard/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/11/16/sejarah-dan-perkembangan-balanced-scorecard/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 18:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Balanced Scorecard]]></category>
		<category><![CDATA[BSC]]></category>
		<category><![CDATA[HRIS]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Industri dan Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah dan Perkembangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan berikut ini merupakan hasil karya tugas kelompok saya pada mata kuliah Human Resource and Information System, semoga bermanfaat.     Persaingan dunia industri dan organisasi saat ini semakin berkembang pesat. Kesuksesan suatu perusahaan sangat bergantung pada kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut. Maka perlu ada pengukuran kinerja karyawan yang tepat, agar perusahaan dapat berkembang pesat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=300&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan berikut ini merupakan hasil karya tugas kelompok saya pada mata kuliah Human Resource and Information System, semoga bermanfaat. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />     <a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/11/balanced_scorecard_pic1.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-301" title="balanced_scorecard_pic1" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/11/balanced_scorecard_pic1.jpg?w=150&#038;h=143" alt="" width="150" height="143" /></a></p>
<p>Persaingan dunia industri dan organisasi saat ini semakin berkembang pesat. Kesuksesan suatu perusahaan sangat bergantung pada kinerja karyawan dalam perusahaan tersebut. Maka perlu ada pengukuran kinerja karyawan yang tepat, agar perusahaan dapat berkembang pesat sesuai dengan visi dan misi yang dicanangkan.</p>
<p>Dahulu kala, banyak perusahaan yang menggunakan sistem pengukuran kinerja tradisional yang mana hanya mengukur keberhasilan kinerja perusahaan dari sejumlah keuntungan yang diperoleh (finansial). Sistem pengukuran tradisional kini dinilai tidak begitu efektif  lagi di era globalisasi ini.</p>
<p>Melihat kekurangan tersebut, pada tahun 1996, Robert Kaplan dan David Norton dari Harvard University mengumumkan sebuah sistem pengukuran kinerja yang sesuai untuk perusahaan di era globalisasi, bernama <em>Balanced Scorecard</em>. Sistem ini pertama kali diuji coba oleh perusahaan Analog Devices pada tahun 1987.</p>
<p>Latar belakang munculnya ide pembuatan sistem ini dikarenakan adanya beberapa kelemahan yang dinilai oleh<span id="more-300"></span> Kaplan dan Norton mengenai pengukuran tradisional. Menurut Kaplan dan Norton, ukuran finansial tidak cukup untuk mengevaluasi perjalanan perusahaan di dalam lingkungan yang kompetitif ini karena hanya menceritakan sebagian dan tidak semua tindakan masa lalu dan tidak mampu memberikan pedoman yang memadai bagi upaya penciptaan nilai finansial di masa depan.</p>
<p>Sistem tradisional juga dinilai kurang mendukung investasi jangka panjang dan lebih menyukai bentuk investasi yang mudah diukur dibandingkan investasi non-finansial seperti inovasi, kemampuan pekerja, dan kepuasan pelanggan yang lebih sulit diukur secara kuantitatif.</p>
<p>Pendapat Kaplan dan Norton didukung oleh Mulyadi, (1997) yang menyatakan bahwa, perusahaan yang berhasil dituntut tidak hanya dapat menghasilkan produk yang bermutu tetapi juga harus dapat memuaskan dan memenuhi kebutuhan konsumen dan <em>cost effective</em>.</p>
<p><em> Balanced Scorecard</em> merupakan sebuah sistem pengaturan (tidak hanya sebuah sistem pengukuran) yang bisa membantu suatu organisasi untuk mengklarifikasi visi dan stategi mereka hingga membuatnya menjadi sebuah tindakan nyata dan mencapai <em>goals</em> perusahaan. Robert Kaplan dan David Norton telah menggabungkan sistem pengukuran finansial (tradisional) dan non-finansial, sehingga suatu perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada hasil finansial saja tetapi juga masalah manusia.</p>
<p><em> Balanced Scorecard</em> mengajak kita untuk melihat suatu organisasi dari empat perseptif , kemudian membangun indikator, mengumpulkan data dan menganalisa setiap perspektif itu. Ada pun keempat perspetif tersebut antara lain sebagai berikut:</p>
<ol>
<li><em>1. </em><em>The Learning and Growth Perspective </em>(Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan)<em></em></li>
</ol>
<p>Perspektif bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kecakapan karyawan pada perusahaan baik perkembangan individu maupun kelompok. Menurut Kaplan dan Norton (1996), terdapat tiga kategori dalam perspektif ini yaitu kapabilitas pekerja, kapabilitas sistem informasi dan motivasi, pemberdayaan dan keselarasan.</p>
<ol>
<li><em>2. </em><em>The  Business Process Perspective </em>(Perspektif Bisnis)<em></em></li>
</ol>
<p>Perkembangan proses bisnis perusahaan dipantau pada persepktif ini. Indikator yang dibuat pada perspektif ini menjawab seberapa baik bisnis perusahaan tersebut berjalan. Kaplan dan Norton (1996), menilai perlu adanya tiga proses bisnis utama yakni inovasi, operasi dan layanan purna jual agar perkembangan bisnis suatu perusahaan semakin baik.</p>
<ol>
<li><em>3. </em><em>The Customer Perspective </em>(Perspektif Costumer)<em></em></li>
</ol>
<p>Perspektif ini berfokus pada kebutuhan dan kepuasan customer. Kaplan dan Norton mengukur kepuasan customer berdasarkan, <em>market share</em>, <em>costumer retention</em>, <em>customer acquisition</em>, <em>customer satisfaction</em>, dan <em>customer profitability</em>. Selain itu pengukuran juga berdasarkan atribut produk/jasa dan hubungan costumer.</p>
<ol>
<li><em>4. </em><em>The Financial Perspective </em>(Perspektif Financial)<em></em></li>
</ol>
<p>Tujuan akhir dari sebuah perusahaan adalah finansial. Perspektif finansial merupakan fokus tujuan dan tolak ukur dari ketiga perspektif lainnya. Kaplan dan Norton membagi tiga tahapan finansial bagi suatu perusahaan, yaitu <em>growth</em> (pertumbuhan), <em>sustained</em> (bertahan), dan <em>harvest</em> (penuaian).</p>
<p>Mulyadi (2001), berpendapat bahwa ada beberapa keunggulan dari <em>Balanced Scorecard</em>, yakni komprehensif (memiliki perspektif yang luas), koheren (strategis), seimbang (antara internal dan eksternal fokus), dan terukur. Selain itu <em>Balanced Scorecard</em> dapat memberikan kesempatan bagi organisasi atau perusahaan untuk mengembangkan sebuah sistem pengukuran yang dapat mempertinggi kinerja perusahaan di era globalisasi ini, menurut John Corrigan, (1996).</p>
<p><em> Balanced Scorecard</em> sudah banyak digunakan oleh perusahaan dan organisasi di seluruh dunia. Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) menggunakan <em>Balanced Scorecard</em> untuk menggambarkan tema pendapatan Negara, belanja Negara, pembiayaan APBN, kekayaan Negara serta pengawasan pasar modal dan lembaga Keuangan. Selain Kemenkeu, <em>Balanced Scorecard</em> juga sudah diterapkan oleh berbagai perusahaan atau pun organisasi di Indonesia.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>-          Susanto, Erwin. (2003). <em>Balanced Scorecard</em>. Retrieved September 25, 2010, from:</p>
<p><a href="http://www.angelfire.com/stars/redboy/Bsc.htm">http://www.angelfire.com/stars/redboy/Bsc.htm</a></p>
<p>-          Cobbold, Ian and Lawrie, Gavin. (2003). <em>The Development of The Balanced Scorecard as a</em></p>
<p><em> Strategic Management Tool</em>. Boston: 2GC Limited.<em></em></p>
<p>-          Cobbold, Ian and Lawrie, Gavin. (2002). <em>Classification of Balanced Scorecards  based on</em></p>
<p><em> their intended use</em>. Boston: 2GC Limited.<em></em></p>
<p>-         <em>Kartu Skor Berimbang</em>. (2010). Retrieved September 26, 2010, from:<strong></strong></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_skor_berimbang">http://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_skor_berimbang</a><strong></strong></p>
<p>-          <em>Balanced Scorecard Basics</em>. (2010). Retrieved September 24, 2010, from:</p>
<p><a href="http://www.balancedscorecard.org/BSCResources/AbouttheBalancedScorecard/">http://www.balancedscorecard.org/BSCResources/AbouttheBalancedScorecard/</a></p>
<p>-          <em>Berkenalan dengan Score Card Balanced</em>. Retrieved September 24, 2010, from:</p>
<p><a href="http://pio.usu.ac.id/scorecard-balance.html">http://pio.usu.ac.id/scorecard-balance.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/300/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=300&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/11/16/sejarah-dan-perkembangan-balanced-scorecard/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/11/balanced_scorecard_pic1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">balanced_scorecard_pic1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mau jadi pemenang atau pencundang? 3D, 3A, 3E, 4H jawabnya!</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/26/mau-jadi-pemenang-atau-pencundang-3d-3a-3e-4h-jawabnya/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/26/mau-jadi-pemenang-atau-pencundang-3d-3a-3e-4h-jawabnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 14:56:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[ability]]></category>
		<category><![CDATA[ambisi]]></category>
		<category><![CDATA[ambition]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[attitude]]></category>
		<category><![CDATA[desire]]></category>
		<category><![CDATA[discipline]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[donald trump]]></category>
		<category><![CDATA[dorongan]]></category>
		<category><![CDATA[drive]]></category>
		<category><![CDATA[education]]></category>
		<category><![CDATA[execution]]></category>
		<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[happiness]]></category>
		<category><![CDATA[hasrat]]></category>
		<category><![CDATA[honor]]></category>
		<category><![CDATA[humility]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kehormatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[kerendahan hati]]></category>
		<category><![CDATA[pecundang]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[penerapa]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[robert kiyosaki]]></category>
		<category><![CDATA[sikap]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[why we want you to be rich]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[“Why We Want You To Be Rich” Apakah Anda sudah baca bukunya? Selamat! Bagi Anda yang sudah membacanya. Artikel ini akan membantu Anda untuk mengulas kembali ilmu Anda, dan bagi Anda yang belum membaca bukunya, bacaan berikut sangat tepat untuk direnungkan, diterapkan, dan dibagikan kepada orang lain. Apa yang dimaksud dengan 3D, 3A, 3E, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=293&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:right;">“<strong>Why We Want You To Be Rich</strong>”<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/why-we-want-you-to-be-rich.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-294   alignleft" title="Why We Want You To Be Rich" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/why-we-want-you-to-be-rich.jpg?w=101&#038;h=150" alt="" width="101" height="150" /></a></p>
<p style="text-align:right;">Apakah Anda sudah baca bukunya? Selamat! Bagi Anda yang sudah membacanya. Artikel ini akan membantu Anda untuk mengulas kembali ilmu Anda, dan bagi Anda yang belum membaca bukunya, bacaan berikut sangat tepat untuk direnungkan, diterapkan, dan dibagikan kepada orang lain.</p>
<p>Apa yang dimaksud dengan 3D, 3A, 3E, dan 4H?</p>
<p>Hukum alam mengatakan, manusia selalu berkembang setiap hari, baik secara fisik maupun mental. Perkembangan bisa menuju ke arah yang lebih baik atau lebih buruk.</p>
<p>Jika kita belajar hal yang baik, sudah pasti kita akan berkembang ke arah yang lebih baik begitu juga sebaliknya. Suatu hari nanti setiap orang akan mengalami saat-saat dimana mereka membuat sebuah keputusan yang berharga dan mengubah hidup kita.</p>
<p>Itulah saat-saat mereka menemukan jati diri. Kita bisa saja menjadi pemenang atau pecundang. Kita bisa memilih terus maju atau mundur dan lari.</p>
<p>Semua itu adalah pilihan kita. Apa pun itu 3D, 3A, 3E, 4H  bisa membuat kita menjadi seorang <strong>pemenang</strong> atau <strong>pecundang</strong>. Mari kita simak satu per satu.<span id="more-293"></span></p>
<p>3D</p>
<p>-          Desire (hasrat)</p>
<p>-          Drive (dorongan)</p>
<p>-          Discipline (disiplin)</p>
<p>Ketiga komponen ini sangat penting untuk berjalan selaras. Hasrat, dorongan dan disiplin adalah 3 komponen yang saling melengkapi.</p>
<p>Mungkin kita pernah mengenal orang yang memiliki hasrat menggebu-gebu, berapi-api, untuk mencapai tujuan. Tetapi kurang dorongan dan disiplin diri atau kedua-duanya. Maka jadilah pencundang.</p>
<p>3A</p>
<p>-          Ambition (ambisi)</p>
<p>-          Ability (kemampuan)</p>
<p>-          Attitude (sikap)</p>
<p>Mungkin kita mengenal orang yang memiliki ambisi, tetapi tidak pernah mengembangkan kemampuan mereka. sering kali karena mempunyai sikap yang buruk.</p>
<p>Memiliki sikap baik sangat penting, karena sikap yang baik ada fondasi dari kesuksesan. Kalau kita memilih untuk menjadi seorang pemenang, maka kita tumbuhkan sikap yang baik terlebih dahulu.</p>
<p>3E</p>
<p>-          Education (pendidikan)</p>
<p>-          Experience (pengalaman)</p>
<p>-          Execution (penerapan)</p>
<p>Orang genuis membaca buku setiap hari, pagi sampai malam, hingga lupa makan tetapi kurang pengalaman di dunia nyata. Kurang pengalaman di dunia nyata, membuat banyak orang sering kali tidak mampu menerapkan pengetahuannya. Menerapkan pengetahuan sangat penting, karena dengan demikian, kita bisa mengasah diri kita jauh lebih tajam.</p>
<p>4H</p>
<p>-          Honor (kehormatan)</p>
<p>-          Humility (kerendahan hati)</p>
<p>-          Humor (humor)</p>
<p>-          Happiness (kebahagiaan)</p>
<p>Mendapatkan kesuksesan haruslah dengan cara yang terhormat. Setelah sukses, tetaplah rendah hati dan jangan lupa diri. Janganlah jadi orang yang tidak mempunyai selera humor sehingga kehilangan kemampuan untuk menertawakan diri mereka sendiri. Antara kesuksesan dan kebahagiaan harusnya berjalan bersamaan. Sukses tanpa kebahagiaan bukanlah sukses!</p>
<p>3D, 3A, 3E, 4H adalahh jawaban dari sukses atau gagalnya seseorang yang saya dapatkan dari 2 orang master dunia. Robert T. Kiyosaki dan Donald Trump, telah memberikan pelajaran yang berharga kepada saya dan saya pun sudah membagikannya kepada Anda. Sekarang giliran Anda yang membagikannya kepada orang-orang yang penting dalam hidup Anda. Agar kita semua bisa menjadi PEMENANG!</p>
<p>Selamat Beraktivitas,</p>
<p>Sukses Selalu!</p>
<p>–<em>Sharing is The Way of Learning–</em> (Juni Anton)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=293&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/26/mau-jadi-pemenang-atau-pencundang-3d-3a-3e-4h-jawabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/why-we-want-you-to-be-rich.jpg?w=101" medium="image">
			<media:title type="html">Why We Want You To Be Rich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>If you don&#8217;t have it, You will &#8220;die&#8221;!</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/24/if-you-dont-have-it-you-will-die/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/24/if-you-dont-have-it-you-will-die/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 05:22:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[andreas harefa]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[bacakilat]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Jujur]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kedisiplinan]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[you will die]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Dasar dari KESUKSESAN adalah Pengembangan Diri - Unknown- Sebuah pelajaran berharga… Mungkin judul di atas sedikit ekstrim, namun saya rasa tidak masalah, karena saya hanya ingin membagikan sesuatu yang berharga kepada Anda. Ceritanya begini&#8230; Tak terasa sudah 6 bulan saya lepas kreasi di blog saya. Keeksisan saya di dunia blogger sempat terhenti, karena berbagai kesibukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=284&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Dasar dari KESUKSESAN adalah Pengembangan Diri</em></strong></p>
<p style="text-align:center;">- Unknown-<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/otc-drugs-in-medicare-part-d.jpg"></a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/otc-drugs-in-medicare-part-d.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-285" title="OTC Drugs in Medicare Part D" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/otc-drugs-in-medicare-part-d.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Sebuah pelajaran berharga…</p>
<p>Mungkin judul di atas sedikit ekstrim, namun saya rasa tidak masalah, karena saya hanya ingin membagikan sesuatu yang berharga kepada Anda.</p>
<p>Ceritanya begini&#8230;</p>
<p>Tak terasa sudah 6 bulan saya lepas kreasi di blog saya. Keeksisan saya di dunia blogger sempat terhenti, karena berbagai kesibukan dan kesoksibukan saya.</p>
<p>Saya memang tidak eksis menulis, tetapi saya mempelajari banyak hal selama 6 bulan ini.</p>
<p>Jujur, banyak sekali hal yang saya pelajari selama 6 bulan ini, khususnya dalam pengembangan diri. Mungkin ini bukan hal yang baru, tetapi saya rasa semua orang akan <span id="more-284"></span>&#8220;MATI&#8221; jika tidak menyadari dan memiliki hal ini.</p>
<p>Saya akan mulai dengan 2 hal dasar terpenting yang saya pelajari, yaitu disiplin dan Jujur.</p>
<p><strong>Kedisiplinan</strong></p>
<p>Dalam melakukan apa pun kita perlu DISIPLIN. Ini sudah hukum alam, tidak ada yang bisa melawan, apalagi di abad 21 ini.</p>
<p>Mulai dari belajar, berbisnis, hingga menulis, whatever kalau kita mau maju, kita tidak akan lepas dari kata DISIPLIN.</p>
<p>Ah, masa sih, menuliskan tergantung mood. Yah, ini yang sempat saya rasakan, sekali saya berhenti menulis dan tidak berusaha untuk menulis lagi. Saya “habis”! Ya, “habis” TOTAL. Akibatnya, saya merasa “lumpuh” dalam menuangkan dan membagi ide saya.</p>
<p>Salah satu penulis senior, Andreas Harefa, dia mengatakan, “perlu DISIPLIN tinggi dalam menulis”.</p>
<p>Saya berkesimpulan, jika kita mau menjadi PRIBADI yang HEBAT dibidang yang kita geluti, kita perlu disiplin dalam melakukannya. Kalau kita tidak memiliki dan melakakukannya, we will &#8220;die&#8221;!</p>
<p><strong>Kejujuran</strong></p>
<p>Ini pembelajaran luar biasa yang saya temukan sendiri melalui dari berbagai sumber. Saya menulis sesuai dengan apa yang saya rasakan (baca: pengalaman).</p>
<p>Butuh kejujuran dalam melakukan apa pun, jujur kepada orang lain itu penting, dan lebih penting lagi untuk <strong>JPDS</strong> (JUJUR PADA DIRI SENDIRI).</p>
<p>Banyak baca buku yang saya baca, mulai dari pengembangan diri, psikologi, hingga sales, marketing dan bisnis. Dengan BACAKILAT tentunya, biar hemat waktu.</p>
<p>Semua pakar mengatakan hal yang sama. Anda harus JUJUR dalam melakukan apa pun. Nah, ini poin yang sangat  bagus, bagus sekali. Namun, tidak mudah untuk melakukannya jika kita tidak terbiasa.</p>
<p>Sekarang saya mengerti kejujuran akan membawa kita kejalan yang aman dan damai. Tanpa kejujuran, we will &#8220;die&#8221;!</p>
<p>So, inilah rahasia berharga yang saya bagikan kepada hanya kepada Anda. Mulai saat ini, bagi Anda yang belum merasa JUJUR kepada dirinya, maafkan diri Anda dan kembalilah ke jalan yang benar.</p>
<p>Disiplin dan Jujur, inilah fondasi dari pengembangan diri yang saya temukan. Masih banyak lagi hal yang akan sharingkan kepada Anda semua.</p>
<p>Selamat beraktivitas!</p>
<p>Sukses Selalu</p>
<p>Juni Anton</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=284&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/08/24/if-you-dont-have-it-you-will-die/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/08/otc-drugs-in-medicare-part-d.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">OTC Drugs in Medicare Part D</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Hate Reading!!!</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/02/27/i-hate-reading/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/02/27/i-hate-reading/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 09:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>
		<category><![CDATA[1 halaman 1 detik]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[baca buku]]></category>
		<category><![CDATA[bacakilat]]></category>
		<category><![CDATA[i hate reading]]></category>
		<category><![CDATA[i love reading]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[masalah belajar]]></category>
		<category><![CDATA[masalah membaca]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[reading]]></category>
		<category><![CDATA[stress membaca]]></category>
		<category><![CDATA[teks pembukaan uud 1945]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Sejak SD saya tidak suka membaca. Berbeda dengan anak-anak lainnya yang suka membaca komik, novel, atau pun majalah, saya justru tidak tertarik membaca bacaan seperti itu. Apakah saya mempunyai kelainan psikis? Saya menderita sindrom “I Hate Reading”? Atau saya tidak mau dikatakan “kutu buku”? Saya tidak pernah memusingkannya. Yang saya tahu, setiap kali saya membaca, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=273&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/02/speed-reading.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-276" title="speed reading" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/02/speed-reading.jpg?w=112&#038;h=150" alt="" width="112" height="150" /></a>Sejak SD saya tidak suka membaca. Berbeda dengan anak-anak lainnya yang suka membaca komik, novel, atau pun majalah, saya justru tidak tertarik membaca bacaan seperti itu.</p>
<p>Apakah saya mempunyai kelainan psikis? Saya menderita sindrom “I Hate Reading”? Atau saya tidak mau dikatakan “kutu buku”? Saya tidak pernah memusingkannya. Yang saya tahu, setiap kali saya membaca, selalu mengantuk, bosen, malas, bawaannya tidur atau bahkan untuk mulai membuka buku bacaan saja susah.</p>
<p>Hingga saya lulus SMA. Saya pun terbang ke Jakarta untuk melanjutkan studi, melalui berbagai proses belajar, saya mulai menyadari ternyata membaca merupakan hal yang sangat penting. Karena jarang membaca saya merasa ketinggalan informasi.</p>
<p>Saya rasa perlu banyak membaca buku. Tetapi hal ini bertolak belakang dengan kebiasaan saya selama 12 tahun.</p>
<p>Saat itu saya teringat kembali dengan sepotong kalimat yang tertulis pada teks Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa”. 3 kata itu menambah semangat saya untuk menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang CERDAS.</p>
<p>Bagaimana caranya? Salah satu cara yang paling efektif yang saya tahu adalah dengan rajin belajar dan berlatih. Saya mulai sadar, membaca merupakan sarana yang mutlak kita pakai untuk belajar dan praktek adalah sarana saya berlatih.</p>
<p>Memang orang yang tidak bisa membaca belum tentu tidak bisa sukses. Tetapi <span id="more-273"></span>mengapa sejak bangku SD bahkan TK kita sudah dikenalkan dengan kata-kata dan kalimat? Artinya membaca itu sangat sangat sangat penting!!!</p>
<p>Saya memutuskan untuk meninggalkan sindrom “I Hate Reading” dan menginstall program “I Love Reading”.</p>
<p>Perlahan saya mulai melihat diri saya sebagai seorang pembaca dan pencinta buku pengembangan diri. Bisakah Anda bayangkan dari yang sebelumnya tidak suka membaca dan jelas tidak memiliki koleksi buku bacaan pribadi. Sekarang, saya sudah memiliki lebih dari 40 koleksi buku dan bakal lebih banyak lagi. Suatu keadaan yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.</p>
<p>Namun ada suatu kendala kecil. Koleksi buku saya memang banyak, tetapi tidak semuanya sudah habis saya baca. Loh, kok begitu? Nanti saya ceritakan alasannya.</p>
<p>Meskipun demikian, saya merasakan peningkatan diri yang signifikan setelah saya banyak membaca. Saya merasa lebih cerdas dari diri saya yang sebelumnya. Ternyata membaca buku memberikan banyak manfaat kepada saya. Saya bisa meningkatkan diri dalam berbagai hal, terutama dalam pengembangan sikap dan mental, mungkin juga karena saya adalah pencinta buku non fiksi.</p>
<p>Pengetahuan dan wawasan saya pun bertambah, seperti tujuan saya membaca sebelumnya. Dari membaca saya bisa menulis. Maksudnya saya jadi bisa menulis artikel dan membagikan tulisan-tulisan saya kepada orang lain. Seperti yang saya lakukan sekarang ini. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam penggunaan bahasa saya sehari-hari, data <em>base</em> kosa kata yang saya punya juga bertambah. Yang paling membantu adalah pada saat saya membuat <em>paper</em>, makalah, atau laporan tugas kuliah saya. Saya bisa menulis dengan lancar dan flow.</p>
<p>Jika Anda adalah seorang mahasiswa mungkin Anda juga tahu, membaca literatur ilmiah adalah sebuah kewajiban bagi kita. Tampaknya hal tersebut tidak bisa ditoleransi. Tidak bisa saya bayangkan apa jadinya saya, jika saya yang tidak suka membaca, harus “memakan” jurnal-jurnal psikologi yang begitu banyak.</p>
<p>Saya memang mulai memasuki zona suka membaca, ternyata saya merasa cepat bosan dengan buku yang saya baca. Saya memang rajin membeli buku, tetapi sesampai di kos atau rumah, saya hanya membaca 1 atau 2 bab setelah itu bab selanjutnya tinggal liat nanti. Karena liat nanti, saya jadi tertarik sama buku baru dan buku lama tidak terselesaikan.</p>
<p>Sepertinya saya tidak begitu efektif dalam membaca buku, yah karena itu tadi, bacanya setengah-setengah. Buku sudah dibeli tetapi tidak selesai dibaca.</p>
<p>Beberapa waktu lalu saya mengikuti platihan BACAKILAT. Di sana saya diajarkan sebuah sistem membaca yang efektif dan membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik. Mungkin muncul suara di pikiran Anda, apakah mungkin?</p>
<p>Awalnya kita sama, saya juga berpikir demikian. Bukan bermaksud skeptis, tetapi karena kebiasaan kita membaca kata per kata, 1 halaman normalnya kita bisa menghabiskan selama 10-30 detik itu pun tergantung luas halaman dan banyaknya tulisan.</p>
<p>Jadi, membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik kesannya sulit diterima secara logika. Dalam pelatihan tersebut, peserta dijelaskan secara jelas dan konkrit teori-teori dan penelitian yang sudah dilakukan. Ternyata membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik itu sangat lumrah dan semua orang bisa melakukan hal tersebut.</p>
<p>Melalui serangakain penjelasan teori dan praktek yang dilakukan akhirnya saya menjadi paham dan yakin kalau saya juga bisa membaca dengan kecepatan 1 halaman 1 detik.</p>
<p>Sistem membaca dalam BACAKILAT terdiri dari 4 tahap yakni tinjauan awal, scanning dan menjelajah, bacakilat dan baca ekspress. Saya tidak bisa menjelaskan detailnya satu per satu karena perlu mempraktekkannya baru kita bisa.</p>
<p>Nah, manfaat apa yang saya dapat setelah mengikuti BACAKILAT? Menurut pengalaman, ada alumnus BACAKILAT yang melahap 1 hari 5 buku. Ya, saya sih tidak perlu sebanyak itu, saya membaca sesuai kebutuhan saja. 1 hari 1 buku sudah lumayan buat saya.</p>
<p>Kalau awalnya saya sama sekali tidak suka membaca, perlahan saya mulai suka membaca. Setelah menguasai teknik BACAKILAT, saya semakin suka membaca buku. Bahkan saya bisa menghabiskan buku yang saya beli dengan cepat dan dengan pemahaman yang jauh lebih tinggi.</p>
<p>Sekarang saya bisa menyelesaikan buku saya yang hanya terbaca 2 bab itu dalam waktu yang singkat. Tidak perlu merasa bersalah lagi deh. ^^</p>
<p>Saya hanya membayangkan jika dengan kebiasaan membaca saya saja, saya sudah bisa merasakan peningkatan pemahaman yang luar biasa dalam diri saya. Apa lagi sekarang dengan BACAKILAT ya? Hehe…</p>
<p>Asyik juga nih BACAKILAT. ^.^</p>
<p>Artikel ini saya tulis hanya untuk berbagi pengalaman membaca saya. Mengingat, “sharing is the way of learning” (Juni Anton; 2009).</p>
<p>Mungkin ada orang yang tidak suka membaca, ada orang yang suka membaca tetapi tidak selesai, atau ada orang yang perlu membaca banyak bahan dalam waktu yang singkat.</p>
<p>Hmm… Saya rasa BACAKILAT bisa menjawab semua masalah Anda. Bahkan dengan BACAKILAT, kita tidak perlu dikatakan KUTUBUKU lagi, karena buku yang kita baca bisa habis dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.</p>
<p>Akan janggal jika saya sudah bercerita panjang lebar tetapi saya tidak memberikan detail informasi tentang BACAKILAT.</p>
<p>Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang BACAKILAT silahkan kunjungi, <a rel="nofollow" href="http://bacakilat.com/" target="_blank">http://bacakilat.com</a>. Di sana Anda bisa mencari tahu lebih dalam tentang BACAKILAT.</p>
<p>Anda juga bisa bergabung dengan group bacakilat di <a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/group.php?gid=160576927948" target="_blank">http://www.facebook.com/group.php?gid=160576927948</a></p>
<p>Teruslah berkembang seperti sepotong kalimat Pembukaan UUD 1945 tadi, “MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA”.</p>
<p>Kita bisa menjadi bangsa yang cerdas!!!</p>
<p>Teruslah belajar, teruslah berlatih!!!</p>
<p>Jangan lupa, kalau sudah punya pengetahuan jangan pelit-peli, bagikan dengan yang lain juga.</p>
<p>Sukses Selalu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=273&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2010/02/27/i-hate-reading/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2010/02/speed-reading.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">speed reading</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Impian Membuat Hidup Lebih Hidup</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 05:20:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[2009]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[impian membuat hidup lebih hidup]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini saya buat untuk menyambut kedatangan &#8220;2010&#8243;. Ada pepatah yang mengatakan “Hidup adalah sebuah perjalanan”. Anda setuju dengan itu? Jika hidup benar sebuah perjalanan, lantas apa yang menjadi tujuan kita sepanjang jalan itu? Jawaban singkatnya adalah impian atau goals. Coba sejenak Anda ingat-ingat kembali, apakah Anda pernah bingung menentukan tujuan Anda? Misalnya, bingung memutuskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=263&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini saya buat untuk menyambut kedatangan &#8220;2010&#8243;.</p>
<p>Ada pepatah yang mengatakan “Hidup adalah sebuah perjalanan”. Anda setuju dengan itu?</p>
<p>Jika hidup benar sebuah perjalanan, lantas apa yang menjadi tujuan kita sepanjang jalan itu? Jawaban singkatnya adalah impian atau goals.</p>
<p>Coba seje<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-264" title="tujuan" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg?w=120&#038;h=150" alt="" width="120" height="150" /></a>nak Anda ingat-ingat kembali, apakah Anda pernah bingung menentukan tujuan Anda? Misalnya, bingung memutuskan mau jalan-jalan ke mana. Mau pergi ke nonton, tetapi baru saja nonton kemarin. Mau jalan-jalan ke mall, tapi mau ngapain? Mau pergi ke Mall mana? Ujung-ujungnya bingung sendiri…</p>
<p>Keadaan seperti itu seringnya membuat kita tidak nyaman.Rasanya akan lebih baik kita merencanakan terlebih dahulu.</p>
<p>Bagaimana dengan kehidupan kita?</p>
<p>Tidak memiliki tujuan hidup jauh lebih membingungkan daripada bingung menentukan tujuan jalan-jalan. Apakah Anda pernah merasa hidup ini begitu membosankan? Jika iya,<span id="more-263"></span> mungkin saat ini Anda sedang mengalami kebingungan tujuan hidup.</p>
<p>Bagaimana pun kita sendiri yang memutuskan tujuan kita. Kita yang menentukan goals, impian dan mimpi-mimpi kita.</p>
<p>Impian kita inilah yang akan membawakan angin segar (baca: kebahagiaan) bagi kita. Hidup juga terasa lebih berarti dan tidak membosankan.</p>
<p>Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat tujuan sejak saat ini. Iya, Anda tidak salah baca, SAAT INI.</p>
<p>Apalagi kalau saat kita masih muda. Mengapa? Karena masih banyak tempat yang kita tuju -masih panjang perjalanan kita- dan masih banyak waktu yang kita miliki (baca: kesempatan).</p>
<p>Andaikan suatu saat perjalanan kita tidak mulus atau bahkan kita salah mengambil jalan (mengalami kegagalan). Kita masih punya waktu dan kesempatan untuk memperbaiki jalur perjalanan kita, dan kita memang memiliki hak atas itu.</p>
<p>Sekaranglah saatnya bagi kita semua untuk  menentukan goals, impian, atau tujuan hidup kita.</p>
<p>Lembaran 2009 akan segera habis. Lembaran yang baru, akan segera dimulai.</p>
<p>Apa yang ingin Anda capai pada tahun 2010. Hanya Anda yang bisa menentukan perjalanan Anda. Manfaatkanlah kesempatan yang berharga ini.</p>
<p>Semoga tulisan ini bisa menginspirasi Anda semua.</p>
<p>Salam Sukses.</p>
<p>Happy New  Year 2010.</p>
<p>Juni Anton</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=263&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/28/impian-membuat-hidup-lebih-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/tujuan.jpg?w=120" medium="image">
			<media:title type="html">tujuan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penunda Sejati</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 06:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[adi w. gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[bagian diri]]></category>
		<category><![CDATA[goals]]></category>
		<category><![CDATA[happy new year 2010]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[Kebiasaan menunda]]></category>
		<category><![CDATA[konsep diri]]></category>
		<category><![CDATA[langkah pertama]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Menunda-nunda]]></category>
		<category><![CDATA[merry christmas]]></category>
		<category><![CDATA[part]]></category>
		<category><![CDATA[penulis buku]]></category>
		<category><![CDATA[tidak serius]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[“jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya” Apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan anda? Pekerjaan yang saya maksud di sini bukanlah profesi, namun pekerjaan seperti tugas, jobdesc, atau mengejar goals (baca: impian). Pada artikel ini, saya mengkhususkan pembahasan saya pada pencapaian goals. Dalam perjalanan menggapai goals, banyak hal yang perlu kita kerjakan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=255&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">“<em>jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya</em>”</p>
<p>Apakah Anda sering menunda-nunda pekerjaan anda? Pekerjaan yang saya maksud di sini bukanlah profesi, namun pekerjaan seperti tugas, jobdesc, atau mengejar <em>goals (baca: impian)</em>. Pada artikel ini, saya mengkhususkan pembahasan saya pada pencapaian <em>goals</em>.<a href="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-256" title="cb054564" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg?w=147&#038;h=150" alt="" width="147" height="150" /></a></p>
<p>Dalam perjalanan menggapai <em>goals</em>, banyak hal yang perlu kita kerjakan dan langkah-langkah yang perlu kita lalui. Sebagai contohnya, seorang penulis buku, Ia perlu menyelesaikan setahap demi setahap bab-bab pada bukunya hingga akhirnya buku tersebut sampai di tangan kita. Bayangkan, apakah penulis tersebut bisa menyelesaikan keseluruhan bukunya jika Ia tidak pernah mulai menulis?</p>
<p>Mengenai impian atau goals, ada beberapa orang yang mengatakan kepada saya, Ia ingin mendapatkan IPS tinggi (3,8), ingin belajar menulis, ingin menjadi entrepreneur dan lain sebagainya. Namun mereka sering mengalami kesulitan untuk memulai langkah pertama.</p>
<p>Ada rasa malas dan berat untuk memulainya. Karena terus menunda-nunda untuk memulai, akhirnya mereka berhenti pada suatu titik dan tidak mencapai <em>goals</em> mereka. Anehnya kasus-kasus seperti ini sudah beberapa kali saya temui.</p>
<p>Alasan seperti ini sudah sering lalu lalang di telinga saya, “kalau sudah waktunya saya akan melakukannya”, “saya sedang menunggu waktu yang tepat”, “saya belum ada <em>mood</em> untuk mengerjakannya”, dan lain sebagainya. Komentar klasik ini juga yang sering membuat orang-orang menjadi tidak maju dan berkembang.</p>
<p>Saya mulai mencari tahu<span id="more-255"></span> apa penyebab  dari orang-orang yang suka menunda pekerjaannya. Dari workshop yang pernah saya ikuti, berbagai literatur yang saya baca dan pengalaman pribadi. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi “Penunda Sejati”.</p>
<p>Yang pertama adalah ada dua atau lebih dari bagian diri seseorang yang tidak bekerja sama. Ada bagian diri yang mau dan ada bagian diri lain yang tidak. Penjelasan ini saya dapat dari para praktisi hipnoterapi.</p>
<p>Oh ya, Anda mungkin sedikit asing dengan istilah “bagian diri”. Setiap manusia memiliki banyak “bagian diri” dalam dirinya.Contoh paling mudah untuk mengenal “bagian diri” adalah ketika kita hendak bangun tidur di pagi hari.</p>
<p>Ada semacam dialog internal diri kita. Seperti dua makhluk yang sedang berbicara. Ada satu “bagian” yang menjelmah menjadi malaikat mengatakan, <em>“ayo bangun, sudah jam berapa nih? Sudah waktunya kamu kuliah”</em>. “Bagian” lain yang menjelmah menjadi setan mengatakan, <em>”telat sedikit ga apa-apa kok, tadi malam kamu tidurnya malam banget lho, kamu masih kurang tidur”</em>. Nah, akhirnya kita juga yang memutuskan untuk bangun atau tarik selimut tidur kembali.</p>
<p>Apakah Anda sering mengalami dialog seperti itu? Tenang, Anda tidak sendiri, saya juga sering seperti itu. Hal ini sangat wajar, karena di dalam diri manusia terdiri dari banyak diri lagi, bingung? Tenang, agar Anda lebih tahu mengenai “bagian diri ” yang istilah lainnya adalah Part, Anda bisa mengunjungi artikel berikut “<a title="Kita Punya Banyak Diri" href="http://www.adiwgunawan.com/awg.php?co=p5&amp;mode=detil&amp;ID=90" target="_blank">Kita Punya Banyak Diri</a>”</p>
<p>Kembali ke kebiasaan menunda, ketika kita menunda suatu pekerjaan, ada tanda-tanda bahwa salah satu bagian diri kita <em>mendukung</em> apa yang kita kerjakan dan satu bagian lagi <em>tidak mendukung</em> apa yang kita kerjakan. Oleh karena itu, kita menjadi ragu, malas atau berat untuk mulai mengambil langkah-langkah menggapai <em>goals</em>.</p>
<p>Solusinya kita perlu mencari tahu bagian yang konflik tersebut, apa alasan di balik bagian diri yang tidak mendukung pencapaian <em>goals</em> kita, kemudian berkompromi dengan bagian diri itu dan mendapatkan <em>win-win solution</em>. Bagaimana kita berkompromi dengan “bagian diri” atau “part” itu? Bisa Anda baca pada artikel berikut, “<a title="Cara Mudah Berbicara Dengan  Part atau Bagian Diri" href="http://www.adiwgunawan.com/awg.php?co=p5&amp;mode=detil&amp;ID=218" target="_blank">Cara Mudah Berbicara Dengan Part atau Bagian Diri</a>”</p>
<p>Yang kedua adalah berhubungan dengan konsep diri. Seseorang yang memiliki konsep diri yang kurang bagus (jelek) sering menjadi ragu untuk memulai langkah mereka terutama dalam mengejar <em>goals</em> mereka. Orang seperti ini, melihat diri sendiri secara negatif dan merasa jauh dari diri ideal mereka.</p>
<p><em>Goals</em> kita sangat erat kaitannya dengan diri ideal, orang yang merasa jauh dari <em>goals</em> mereka, sama dengan jauh dari diri ideal mereka. Faktanya, bagaimana pun kita selau bergerak menuju diri ideal kita.</p>
<p>Gambaran diri negatif bisa seperti, merasa dirinya tidak mampu, tidak bisa, bahkan tidak pantas meraih <em>goals</em>. Nah, ketika Ia mulai melangkah menuju <em>goals</em>, Ia menjadi ragu dengan kemampuannya.</p>
<p>Perasaan ragu ini yang membuat kita menjadi menunda-nunda. Ada kalimat-kalimat yang berdebat di pikiran kita, “apakah saya bisa?”, “apakah ini mungkin?” dan lain sebagainya.</p>
<p>Solusinya, kita perlu memperbaiki gambaran diri kita terlebih dahulu. Pandanglah diri kita secara positif, yakin dengan kemampuan kita dan yang paling penting adalah merasa diri kita pantas mendapatkan <em>goals</em> kita. Jika kita sudah yakin dengan kemampuan kita, kita tidak akan bertanya-tanya lagi, <em>“apakah saya bisa?”</em> atau <em>“apakah ini mungkin?”</em>.</p>
<p>Yang ketiga merupakan refleksi dari pemikiran saya. Menurut saya, kita menjadi menunda untuk memulai mengejar <em>goals</em> kita, karena kita tidak serius dengan <em>goals</em> kita.</p>
<p>Mungkin mulut bisa berdusta, tetapi tindakan tidak bisa berbohong. Bisa jadi kita hanya ikut-ikutan orang lain atau <em>goals</em> yang kita kejar merupakan impian atau harapan orang lain.</p>
<p><em>Goals</em> kita perlu personal dan bermakna, dengan demikian kita pun menjadi semangat dengannya. Jika seseorang sudah benar-benar serius dengan <em>goals</em>-nya, Ia sudah berkomitmen untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai <em>goals</em>-nya. Ia akan mencari segala cara untuk mencapai <em>goals</em>-nya. Jangan salah mengartikan segala caranya ya. Heehee…  ^^</p>
<p>Well, saya yakin setiap orang memiliki impian, tujuan atau goals masing-masing. <em>Goals</em> tersebut rasanya masih kurang sempurna jika hanya ada di dalam benak kita saja.</p>
<p>Mengapa kita tidak bertindak untuk mewujudkannya? Bagi yang berhenti di tengah jalan, mengapa tidak melanjutkan perjalanan Anda?</p>
<p>Sebelum mengakhiri artikel ini, saya memiliki sedikit cerita. Beberapa waktu lalu ada seorang senior saya yang mengatakan kepada saya, Ia ingin menulis di blog. Berhubung saya sudah lama <em>blogging</em>, jadi Ia bertanya-tanya seputar <em>blogging</em> kepada saya.</p>
<p>Sambil ngobrol, saya bertanya, <em>“jadi kapan mau mulai nulis?”</em>. Ia pun menjawab, <em>“belum tahu juga, malas juga mau memulainya”</em>.</p>
<p>Ya, kadang kala memang rasanya sangat berat untuk memulai sesuatu yang baru. Hal itu sangat manusiawi. Saya juga sering mengalami rasa malas, berat untuk memulai dan suka menunda seperti itu.</p>
<p>Tetapi saya sudah mendapatkan solusi kecil yang cukup membantu saya.Ketika saya merasa, saya menunda-nunda hal yang harus saya kerjakan, seperti menulis artikel atau meng-edit buku saya,  saya cukup berpegang pada sebuah kalimat, <em>“jika saya tidak mulai menulis, saya tidak akan pernah menulis”</em>.</p>
<p>“<em>jika saya tidak mulai melakukannya, saya tidak akan pernah melakukannya</em>”</p>
<p>Anda bisa mencobanya untuk diri Anda jika Anda mau. Diakhir 2009 ini, saya ingin mengucapkan “Happy Christmas dan Happy New Year 2010”.</p>
<p>Semoga di tahun 2010, Anda bisa mencapai goals-goals Anda. Hidup bahagia dan sukses selalu. Jangan jadi penunda lagi yah… hehehe… <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=255&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/12/25/penunda-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/12/move-on.jpg?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">cb054564</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rizky yang ujian CB</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 17:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[BiNus University]]></category>
		<category><![CDATA[CB 2]]></category>
		<category><![CDATA[character building]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[relasi dengan sesama]]></category>
		<category><![CDATA[Rizky yang ujain CB]]></category>
		<category><![CDATA[sapaan]]></category>
		<category><![CDATA[senyuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Rizky, seorang mahasiswa semester 3 BiNus University. Tepatnya hari ini dilaksanakannya ujian mata kuliah Character Building 2 yang mana merupakan salah satu mata kuliah wajib di BiNus University. Rizky yang rajin pastinya sudah belajar sehari sebelumnya. Tak lupa Rizky juga mempelajari kisi yang diberikan oleh Dosennya. Saat di ruang ujian Rizky yang duduk di kursi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=249&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-253" title="shake hand logo" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/11/shake-hand-logo.jpg?w=150&#038;h=150" alt="shake hand logo" width="150" height="150" />Rizky, seorang mahasiswa semester 3 BiNus University. Tepatnya hari ini dilaksanakannya ujian mata kuliah Character Building 2 yang mana merupakan salah satu mata kuliah wajib di BiNus University.</p>
<p>Rizky yang rajin pastinya sudah belajar sehari sebelumnya. Tak lupa Rizky juga mempelajari kisi yang diberikan oleh Dosennya.</p>
<p>Saat di ruang ujian Rizky yang duduk di kursi no 7 mengerjakan soal dengan sangat antusias. Ujian CB 2 kali ini terdiri dari 5 soal. Rizky mengerjakan 4 soal pertama dengan sangat lancar dan mulus, karena soalnya lebih banyak berhubungan dengan analisa kasus seperti konflik sosial, komunikasi, interaksi, nilai dan norma.</p>
<p>Setiba di soal nomor 5 yang mengandung bobot 50%, Rizky mulai bingung, karena pertanyaan ini tidak pernah ditemukan di kisi-kisi mana pun yang Ia cari.</p>
<p>Pertanyaannya adalah<span id="more-249"></span></p>
<p>&#8220;Sebutkan 2 nama Protecom, 2 nama Petugas ISS, dan 2 nama Petugas Parkir kampus!&#8221;</p>
<p>Ternyata tidak hanya Rizky saja yang kebingungan dengan soal tersebut. Teman-temannya yang lain juga kebingungan dengan soal ujian yang aneh itu.</p>
<p>beberapa hari kemudian&#8230;</p>
<p>Ujian berlalu, Rizky masih penasaran dengan soal yang diberikan Dosennya itu. Dalam hatinya &#8220;Ada apa dengan Dosen ini, Dasar Dosen aneh&#8221;.</p>
<p>Setelah kelas selesai Ia menemui Dosennya dan bertanya mengenai soal UTS tersebut.<br />
&#8220;Pak, kok soalnya kyk gitu? Kami mana taw nama-nama petugas kampus itu?&#8221; tanya Rizky.</p>
<p>Dosennya hanya tersenyum dan menjawab: &#8220;Relasi dengan Sesama&#8221;</p>
<p>Akhirnya Rizky mengerti maksud dari Dosennya itu.</p>
<p>Apakah kita sudah memperhatikan orang-orang yang ada di sekitar kita yang mungkin hampir setiap hari kita temui?</p>
<p>Kadang kala kita seolah-olah menganggap mereka tidak begitu penting bahkan ekstrimnya tidak ada, namun sesungguhnya mereka adalah orang yang cukup berpengaruh dalam kehidupan kita.</p>
<p>Siapa pun mereka -tidak hanya orang-orang yang ada di soal ujian-, orang-orang di sekiling kita. Cobalah perhatikan sejenak, mungkin kita sempat melupakan keberadaan mereka atau mencuekan mereka.</p>
<p>Kini saatnya kita kembali peduli dengan dan menjalin relasi yang baik dengan sesama. Ayo lah, hanya dengan memberikan SENYUMAN atau SAPAAN kepada mereka, itu sudah melebihi cukup.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=249&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/11/10/rizky-yang-ujian-cb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/11/shake-hand-logo.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">shake hand logo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat Kematian Manusia adalah Saat Ia Berhenti Belajar</title>
		<link>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/</link>
		<comments>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 17:03:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juni Anton</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Anton]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[belajar seumur hidup]]></category>
		<category><![CDATA[belajar tidak pernah berhenti]]></category>
		<category><![CDATA[berhenti belajar]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[juni]]></category>
		<category><![CDATA[Juni Anton]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kematian manusia]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajar]]></category>
		<category><![CDATA[teruslah belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antonjunzzz.wordpress.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Manusia adalah makhluk yang terus berkembang dalam kehidupannya. Setiap hari secara sadar maupun tidak, kita selalu mempelajari hal baru. Ketika seseorang berhenti belajar, merasa dirinya sudah pintar, sudah memiliki pengetahuan yang banyak, sudah hebat, dan dia menjadi sombong. Itulah momen kematian dari orang ituu. Saya pernah memiliki pemikiran, kapan saat saya berhenti belajar? Saya beranggapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=242&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia adalah makhluk yang terus berkembang dalam kehidupannya. Setiap hari secara sadar maupun tidak, kita selalu mempelajari hal <strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-243" title="belajar tidur" src="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/belajar-tidur.jpg?w=150&#038;h=100" alt="belajar tidur" width="150" height="100" /></strong>baru.</p>
<p>Ketika seseorang berhenti belajar, merasa dirinya sudah pintar, sudah memiliki pengetahuan yang banyak, sudah hebat, dan dia menjadi sombong. Itulah momen kematian dari orang ituu.</p>
<p>Saya pernah memiliki pemikiran, kapan saat saya berhenti belajar? Saya beranggapan jika saya sudah menjadi seorang ahli di bidang saya, saya tidak perlu belajar lagi.</p>
<p>Ternyata saya <strong>salah besar</strong><strong><span id="more-242"></span></strong>. Bahkan seorang expert pun masih terus belajar. Faktanya manusia tidak pernah berhenti belajar. Ketika manusia itu berhenti belajar bukan berarti ilmu yang ia miliki terus menetap dan tidak hilang. Kita perlu sadar akan hal itu, jika keahlian kita tidak di <em>upgrade</em> suatu saat pasti menurun.</p>
<p>Contoh gampangnya seperti ini. Joko seorang pemain basket, anggap saja Joko sudah menjadi pemain NBA. Joko yang hebat ini, sudah menjadi expert, karena sudah hebat, Joko jarang latihan, karena dia merasa keahliannya bermain basket tidak akan hilang.</p>
<p>Pertanyaan saya, apakah dengan jarang latihan begitu Joko bisa menjadi pemain hebat terus? Tidak</p>
<p>Saya setuju dengan anda. Saya yakin, suatu hari dia akan duduk di bangku cadangan. Bahkan dia bisa saja kalah bersaing karena kemampuannya yang menurun.</p>
<p>Di kehidupan kita sehari-hari juga demikian, mungkin kita tidak menyadari bahwa belajar itu penting. Karena kita menganggap belajar merupakan hal yang sulit berat dan malas rasanya.</p>
<p>Kenyataannya kita tidak pernah berhenti belajar selama kita masih hidup. Ketika kita berhenti belajar, berarti kita sudah berada diambang kematian.</p>
<p>Siapa pun anda, baik penulis, pembicara, olahragawan, artis, karyawan, mahasiswa, pelajar, guru, dosen, pengusaha, dan lain sebagainya. Teruslah belajar, agar kemampuan kita terus meningkat.</p>
<p>Jadi, belajarlah terus agar kita tetap hidup!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/antonjunzzz.wordpress.com/242/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/antonjunzzz.wordpress.com/242/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=antonjunzzz.wordpress.com&amp;blog=4149917&amp;post=242&amp;subd=antonjunzzz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antonjunzzz.wordpress.com/2009/10/24/saat-kematian-manusia-adalah-saat-ia-berhenti-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">antonjunzzz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://antonjunzzz.files.wordpress.com/2009/10/belajar-tidur.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">belajar tidur</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
